Rabu, 8 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Inilah Target 100 Hari Kerja Dedi Supandi Sebagai Penjabat Bupati Majalengka

Penjabat Bupati Majalengka, Dedi Supandi, mengaku telah memiliki skala prioritas 100 hari kerja setelah dilantik

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Penjabat Bupati Majalengka, Dedi Supandi (kedua kiri), bersama jajaran Forkompimda saat memusnahkan jamu tradisional tanpa izin di Mapolres Majalengka, Jalan KH Abdul Halim, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Kamis (21/12/2023) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Penjabat Bupati Majalengka, Dedi Supandi, mengaku telah memiliki skala prioritas 100 hari kerja setelah dilantik pada Selasa (19/12/2023) lalu.


Ia mengatakan, sedikitnya terdapat tiga poin utama yang menjadi skala prioritasnya setelah mendapatkan amanat sebagai Penjabat Bupati Majalengka.


Di antaranya, menjaga kondusivitas Kabupaten Majalengka menjelang Pemilu 2024, dan menjaga netralitas ASN pada momen pesta demokrasi tahun depan tersebut.

Baca juga: Cegah Covid-19, Pj Bupati Majalengka Imbau Masyarakat Siapkan Senjata Ini Saat ke Objek Wisata


"Program prioritas ketiga adalah melanjutkan pembangunan yang sudah direncanakan," ujar Dedi Supandi saat ditemui usai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya di Mapolres Majalengka, Jalan KH Abdul Halim, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Kamis (21/12/2023).


Ia mengatakan, keterlibatan pemerintah daerah dalam Operasi Ketupat Lodaya juga merupakan bagian dari menjaga kondusivitas Kabupaten Majalengka menjelang Pemilu 2024.


Pasalnya, kegiatan tersebut juga menjadi rangkaian dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas Pemilu, Pilpres, serta Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Majalengka.


Pihaknya juga menjelaskan perihal program pembangunan yang harus dilanjutkannya, misalnya terkait angka kemiskinan di Majalengka yang kini tercatat mencapai 148 ribu jiwa.


"Kalau secara persentasenya kira-kira mencapai 10 koma sekian persen, sehingga ditargetkan turun menjadi satu digit pada tahun depan," kata Dedi Supandi.

Baca juga: Pj Bupati Pastikan Tak Ada Pembatasan Wisata di Majalengka Meski Kasus Covid-19 Meningkat


Dedi menyampaikan, target lainnya yang harus diturunkan ialah kasus stunting hingga jumlah rumah tidak layak huni (rutilahu) di wilayah Kabupaten Majalengka.


Bahkan, ia pun mengaku telah menerima sejumlah laporan mengenai kondisi fasilitas publik yang perlu diperbaiki secepatnya, misalnya, lampu penerangan jalan umum (PJU), dan lainnya.


"Saya juga sudah menerima informasi mengenai Stadion Warung Jambu yang becek, mobil damkar hanya dua unit meski kejadian kebakaran cukup banyak, dan lainnya," ujar Dedi Supandi.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved