Wisata Cirebon
Ingin Lihat Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW? Lagi Ada Pamerannya di Cirebon, di Sini Lokasinya
Ada 19 item artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW yang dipamerkan di Cirebon.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Koleksi artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW mulai dipamerkan di Asrama Haji Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Minggu (22/10/2023) ini.
Pameran itu digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dan Pekan Raya Cirebon.
Artefak-artefak tersebut dipamerkan melalui kerja sama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon dengan Galeri Warisan Museum Artefak Rasulullah (GWMAR) Malaysia hingga 15 November 2023 mendatang.
GWMAR sendiri memiliki artefak secara pribadi oleh Profesor Abdul Manan bin Embong dengan total 46 koleksi.
Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim mengatakan, pada pameran tersebut juga akan menampilkan manuskrip ulama Cirebon.
Seperti, manuskrip dari berbagai pondok pesantren (ponpes) yang tersebar di seluruh daerah Kabupaten Cirebon.
"Manuskrip kita terjemahkan menjadi 2 hal, pertama manuskrip itu draf karya ulama Cirebon yang tidak pernah diterbitkan, yang kedua manuskrip itu karya-karya literasi ulama terdahulu yang sudah diterbitkan."
"Seperti dari Ponpes Gedongan dan Babakan Ciwaringin," ujar Aziz saat menggelar konferensi pers di Kantor PCNU Kabupaten Cirebon, Sabtu (21/10/2023) sore.
Ia menyampaikan, peringatan HSN 2023 merupakan momentum yang tepat untuk mengedukasi para generasi muda dan mengenal sejarah Rasulullah dan Khazanah Ulama-Ulama Cirebon.
"Apalagi Cirebon dikenal dengan kota santri, sehingga dikenal betul produktivitas literasi-nya, terutama literasi yang bergerak di bidang bahasa Arab, sehingga saya kira perlu ditampilkan ke masyarakat umum," ucapnya.
Ketua Kordinator HSN 2023 Kabupaten Cirebon, Agung Firmansyah menyebutkan, pameran artefak tersebut dibuka dari jam 9.00 WIB sampai 20.00 WIB.
"Pengunjung yang ingin melihat pameran akan dikenakan biaya Rp 10 ribu per orang untuk pelajar, sedangkan untuk umum sebesar Rp15 ribu per orang."
"Untuk awal, pameran digelar dari tanggal 22 hingga 25 Oktober. Kemudian, kita lanjutkan kembali tanggal 1 November," jelas Agung.
Menurutnya, selain untuk memperingati Hari Santri Nasional, pameran juga dilangsungkan seiring berjalan dengan Pekan Raya Cirebon (PRC) yang ada di Watubelah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Pameran-Artefak-Rasulullah.jpg)