Selasa, 19 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Perang Hamas Israel

Israel Semakin Membabi-buta Serang Gaza, Kantor Layanan Sipil Jadi Target, Hamas Ancam Bunuh Sandera

Gaza terus diserang Israel setelah Hamas melakukan serangan akhir pekan lalu.

Tayang:
Editor: taufik ismail
Al Jazeera
Palestina Tower dirudal Israel dalam serangan balasan pada Sabtu (7/10/2023), beberapa jam setelah Hamas meluncurkan rentetan roket. Serangan terhadap Palestine Tower terekam saat jurnalis Al Jazeera, Youmma ElSayed sedang melakukan siaran langsung dari atap gedung di dekatnya. 

TRIBUNCIREBON.COM - Israel semakin membabi-buta menyerang Gaza setelah Hamas melakukan Operasi Badai Al-Aqsa..

Mereka tak segan menyerang gedung parlemen Gaza dan kantor layanan sipil.

Sementara pihak Hamas Palestina mengancam akan membunuh sandera jika Israel menargetkan warga sipil dalam serangan.

Hingga Selasa (10/10/2023) dini hari, pesawat tempur Israel terus menggempur pusat Kota Gaza, yang merupakan pusat pemerintahan Hamas.

Gempuran dilakukan setelah Perdana Menteri Israel berjanji akan membalas dendam dan sesumbar pembalasan Israel akan "terngiang selama beberapa generasi".

Militer Israel pada Selasa menyatakan gedung parlemen Gaza dan kantor layanan sipil adalah sasaran sah dalam serangannya terhadap Hamas.

Perang yang sudah berlangsung selama 4 hari ini telah merenggut setidaknya 1.600 nyawa, saat Israel mengalami baku tembak di jalan-jalan kota mereka sendiri untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade dan lingkungan di Gaza berubah menjadi puing-puing.

Hamas juga meningkatkan konflik ini dengan berjanji akan membunuh warga Israel yang ditawan jika serangan tersebut menargetkan warga sipil tanpa peringatan.

Militer Israel mengatakan telah menemukan jenazah sekitar 1.500 kombatan Hamas di wilayah Israel saat mereka menguasai wilayah selatan dan "mengembalikan kendali penuh" atas perbatasan.

Belum jelas apakah angka tersebut tumpang tindih dengan kematian yang sebelumnya dilaporkan oleh otoritas Palestina.

Israel mengatakan Hamas dan kelompok lain di Gaza menyandera lebih dari 150 tentara dan warga sipil yang diculik dari dalam Israel setelah serangan yang membuat sistem militer dan intelijen Israel terkejut pada Sabtu (7/10) lalu.

Militer Israel mengaktifkan 300.000 tentara cadangan dalam mobilisasi besar-besaran. Pertanyaan besar adalah apakah Israel akan meluncurkan serangan darat ke wilayah pesisir Mediterania yang kecil tersebut?

Serangan darat terakhir terjadi pada tahun 2014.

Ribuan warga Israel dievakuasi dari lebih dari selusin kota di dekat Gaza, dengan tank dan drone dikerahkan untuk menjaga pelanggaran pagar perbatasan Gaza agar tidak terjadi penyusupan baru.

Di Gaza, puluhan ribu orang meninggalkan rumah mereka ketika serangan udara meratakan bangunan-bangunan.

Sumber: Kompas TV
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved