Minggu, 3 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Festival Layang-layang Internasional Siap Digelar, Bupati Cirebon Bicara Soal Peserta

Pemkab Cirebon menyebut telah siap menggelar festival layang-layang internasional pada bulan Oktober 2023 mendatang.

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menyebut telah siap menggelar festival layang-layang internasional pada bulan Oktober 2023 mendatang.


Bupati Cirebon, Imron Rosyadi mengatakan, kesiapan itu dibuktikan dengan telah menyiapkan sejumlah anggaran demi kelancaran acara yang rencananya dihadiri oleh berbagai komunitas layang-layang di Indonesia itu.


Namun, ia tak mengungkap secara rinci berapa biaya yang telah disiapkan.


"Kami telah siap, bahkan anggaran juga telah disiapkan," ujar Imron Rosyadi saat ditemui di acara launching e-paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, Sabtu (2/9/2023).

Baca juga: Jadwal Festival Layang-layang Internasional, Bakal Digelar di Taman Muara Mundu Cirebon


Belum lama juga, Imron Rosyadi menyebut, pihaknya sudah menggelar rapat dengan stakeholder terkait.


Tentunya, untuk mematangkan persiapan guna kelancaran acara tersebut.


"Ya festival layang-layang kemarin kami sudah mengadakan rapat dengan berbagai stakeholder, yang akan terlibat dalam festival tersebut."


"Pemerintah Daerah Cirebon sudah siap yang rencananya akan digelar pada bulan Oktober 2023," ucapnya.


Seperti diketahui, festival layang-layang internasional bakal digelar di Muara Mundu, Kabupaten Cirebon, Oktober mendatang.


Kegiatan itu diinisiasi oleh komunitas layang-layang yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Cirebon.

Komunitas Layang-layang didampingi Camat Mundu dan stakeholder terkait saat meninjau Taman Muara Mundu untuk dijadikan arena festival layang-layang internasional, belum lama ini.
Komunitas Layang-layang didampingi Camat Mundu dan stakeholder terkait saat meninjau Taman Muara Mundu untuk dijadikan arena festival layang-layang internasional, belum lama ini. (Istimewa)


Perwakilan dari Komunitas Layangan, Reni Suhaeni belum lama ini mengatakan, rencananya kegiatan itu akan dilaksanakan pada tanggal 7-8 Oktober 2023.


Hasil survei menyatakan bahwa lokasi Taman Muara Mundu dinilai cocok menyelenggarakan event tersebut.

Baca juga: JKT48 Meriahkan Konser Wiralodra Festival di Indramayu, Nyanyi Heavy Rotation dan Aitakatta


"Ya Alhamdulillah, setelah kami survei Taman Muara Mundu dinilai memuaskan untuk dapat menyelenggarakan festival layang-layang internasional yang akan dilaksanakan pada 7-8 Oktober 2023," ujar Reni.


Menurutnya, festival tersebut sangat penting dilaksanakan demi memajukan pariwisata, khususnya di Kabupaten Cirebon.


Adapun nantinya, festival bertajuk 'Roadshow Internasional Kite Festival' itu akan diikuti oleh 50 klub layang-layang, yang merupakan perwakilan beberapa kabupaten dan kota di Indonesia.


"Sementara nanti juga ada datang peserta dari luar negeri, seperti dari Malaysia, Singapura, Thailand, Swedia dan Polandia," ucapnya.


Bagi peserta yang mau ikut, sambung Reni, minimal harus punya tiga dari lima kategori yang ditentukan.


Kelima kategori tersebut adalah dua dimensi, rokaku, tiga dimensi, naga, bentuk-bentuk tradisional, seperti tokoh wayang.


"Ditargetkan akan ada 5 ribu sampai 10 ribu pengunjung yang akan hadir dalam kegiatan ini, baik peserta, masyarakat lokal maupun mancanegara, asosiasi, komunitas dan organisasi, peserta bazar dan lain-lain," jelas dia.


Nantinya selain akan menampilkan berbagai motif dan ukuran layang-layang, hadir juga pertunjukan kesenian khas daerah.


Selanjutnya, ada workshop, aksi menerbangkan layang-layang di malam hari, konser amal dan tur dalam kota.


"Kami mohon dukungan semuanya agar festival layang-layang internasional ini bisa diselesaikan dengan lancar," katanya.


Sementara, Camat Mundu, Anwar Sadat menyambut baik festival layang-layang internasional tersebut.


Pasalnya secara tidak langsung, wilayah yang ia pimpin makin dikenal dan dapat memajukan serta meningkatkan wisata perekonomian masyarakat sekitar.


"Semoga nanti bisa diselenggarakan dengan lancar dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dengan banyaknya orang yang datang, baik dari UMKM dan lainnya," ujar Anwar.


Taman Muara Mundu Cirebon sendiri merupakan tempat wisata baru yang bercerita tentang gemulai pantai bergaun rimbun mangrove.


Taman Muara Mundu baru dibuka pada akhir tahun 2022, seiring dengan peresmian pembangunan pengaman Muara Sungai Mundu oleh Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung (Cimancis).


Terletak di Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Taman Muara Mundu memiliki panorama cantik yang berpadu dengan wisata mangrove membentengi pantai dari abrasi.


Taman Muara Mundu memiliki luas 640 meter persegi, terdapat gapura khas Cirebon, pagar pengaman, jogging track dari paving block dengan panjang kurang lebih 100 meter.


Selain itu, terdapat plaza area yang menghadap giant letter seluas 13,6 meter persegi, tempat duduk melingkar yang terbuat dari pasi dan batu, tempat duduk dan meja dari beton dan 24 buah lampu taman.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved