Cinta Segitiga Bikin Preman Majalengka Kalap, Bacok Warga Tasikmalaya di Pagi Buta
Pelaku dan korban terlibat cinta segitiga dengan seorang wanita. Ini membuat pelaku gelap mata.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Preman asal Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, berinisial AHA (43) nekat membacok warga Tasikmalaya.
Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, pada Kamis (3/8/2023) dinihari kira-kira pukul 03.00 WIB.
Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto, mengatakan, dalam peristiwa tersebut korban mengalami luka di bagian kepala, sehingga haru mendapat sembilan jahitan.
Saat ini, pihaknya juga telah meringkus AHA berikut barang bukti berupa pakaian korban yang dikenakan saat kejadian dan terdapat bercak darah serta lainnya.
"Saat ini, kami masih memeriksa tersangka secara intensif," kata Indra Novianto saat konferensi pers di Mapolres Majalengka, Jalan KH Abdul Halim, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Selasa (8/8/2023).
Ia mengatakan, kasus itu didasari permasalahan sebelumnya yang melibatkan tersangka dan korban, sehingga AHA nekat menganiaya menggunakan golok.
Pasalnya, dari hasil pemeriksaan sementara diduga tersangka dan korban terlibat cinta segitiga dengan seorang perempuan asal Kabupaten Majalengka.
Namun, pihaknya memastikan dalam kasus tersebut tersangka beraksi seorang diri, dan berhasil diamankan jajarannya di wilayah Kabupaten Ciamis.
"Kami juga mengamankan barang bukti lainnya berupa pakaian yang dikenakan tersangka saat menganiaya korban," ujar Indra Novianto.
Ia menyampaikan, hingga kini Satreskim Polres Majalengka juga masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka dijerat Pasal 351 KUHP dan diancam hukuman maksimal lima tahun penjara.
"Aksi penganiayaan ini bermula saat AHA diberi tahu bahwa korban menantangnya," kata Indra Novianto.
Ia mengatakan, AHA yang sebelumnya mempunyai permasalahan dengan korban pun langsung tersulut emosinya ketika diberi tahu mengenai tantangan tersebut.
Tersangka pun mencari tahu keberadaan korban, dan setelah mendapatkan informasi mengenai lokasinya langsung mendatanginya kemudian membacoknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Preskon-Kapolres-Majalengka-8-Agustus.jpg)