Sabtu, 11 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Peringatan Dini, BMKG Prediksi Pesisir Indramayu dan Cirebon Berpotensi Dilanda Banjir Rob

Peringatan dini disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi banjir pesisir atau banjor rob.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Bencana banjir rob yang melanda wilayah Pesisir Eretan di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Minggu (1/1/2023). Banjir merusak puluhan rumah. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Peringatan dini disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi banjir pesisir atau banjor rob.

Salah satunya yang bakal terdampak adalah pesisir utara Jawa Barat yakni di pesisir Indramayu dan Cirebon.

Plt Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati, Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Izyn menjelaskan, untuk di pesisir Indramayu dan Cirebon banjir rob diprediksi akan melanda pada tanggal 7-10 Agustus 2023.

"Potensi meningkatnya ketinggian pasang air laut maksimum kali ini disebabkan adanya fenomena fase bulan purnama (Full Moon) pada 1 Agustus 2023," ujar Plt Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati, Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Izyn, Sabtu (5/8/2023).

Baca juga: Banjir Rob Lumpuhkan Ekonomi di Wisata Pantai Karangsong Indramayu, Tak Ada Wisatawan Berkunjung

Ahmad Faa Izyn menyampaikan, fenomena itu bersamaan pula dengan perigee atau jarak terdekat bulan ke bumi pada 2 Agustus 2023.

Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia. 

Yakni, pesisir Sumatera Barat, pesisir Kepupauan Riau, pesisir Banten, pesisir utara DKI Jakarta, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Timur, pesisir Bali, pesisir Kalimantan Barat, pesisir Maluku dan pesisir Papua Selatan.

Potensi terjadinya rob ini pun berbeda waktu di setiap wilayah, baik hari maupun jamnya.

Dalam hal ini, BMKG mengakui bahwa banjir rob secara umum akan berdampak pada aktivitas masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir.

Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan siaga mengantisipaai dampak dari pasangnya air laut.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG," ujarnya.

Baca juga: Gempa Terkini di Jawa Barat Guncang Bandung, BMKG Catat Pusat Gempa di Darat, Kedalaman 10 Km

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved