Penemuan Jemaah Haji yang Sempat Hilang
Reaksi Istri Suharja Jemaah Haji Asal Majalengka Saat Lihat Suaminya Ditemukan Meninggal
Jemaah haji asal Kabupaten Majalengka, Suharja (70) yang sempat dinyatakan hilang kini telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Jemaah haji asal Kabupaten Majalengka, Suharja (70) yang sempat dinyatakan hilang kini telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Jemaah asal Desa Babakansari, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka itu ditemukan oleh petugas di sebuah Rumah Sakit wilayah Mina, Arab Saudi pada Minggu (16/7/2023) sekira pukul 15.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
Sebelum dinyatakan jasad tersebut adalah Suharja, pihak petugas setempat telah mengkonfirmasinya kepada Aat (58), istri dari Suharja.
Aat bahkan diantarkan langsung oleh petugas dari Madinah ke Mekkah.
Setelah diketahui Aat menemukan suaminya, pihak keluarga pun langsung di Majalengka pun diberitahu.
Di mana, anak kedua Suharja-Aat bernama Eti Rohaeti melihat sang ibu terlihat tegar.
Baca juga: Jemaah Haji Majalengka yang Hilang Saat Wukuf Ditemukan Meninggal, Keluarga Ikhlas, Sudah Takdir
"Kalau ketemunya mah kurang tahu, tahunya sudah di rumah sakit."
"Jadi informasinya, ada jemaah haji kloter 10 namanya bapak Suharja, terus ibu yang diminta lihat langsung bapak dan ternyata memang benar bapak."
"Alhamdulillah, ibu tegar melihat kondisi bapak sudah meninggal, lihat di video call tuh keliatan tanah," ujar Eti saat ditemui di rumahnya, Senin (17/7/2023).

Informasi yang diterima pihak keluarga juga, bahwa saat ini jasad orang tuanya dimakamkan di tanah suci.
Di sisi lain, ibunda Eti sendiri akan pulang bersama rombongan kloter 10 embarkasi Kertajati pada Rabu (19/7/2023).
"Katanya mah dimakamkan di sana, katanya di sana juga sudah dimandikan, disalatkan dan dimakamkan di sana."
"InsyaAllah dua hari lagi, ibu dia hari lagi pulang, malam kamis."
"Hilangnya 18 hari terus ketemunya di hari ke-19 pencarian," ucapnya.
Sebelum resmi ditemukan, pihak keluarga sejak hari pertama dinyatakan hilang selalu menggelar pengajian dan berdoa berharap orang tuanya bisa pulang ke kampung halaman dengan selamat.
"Kalau sebelumnya mah selalu ngaji, berdoa untuk kepastian ketemunya bapak, biar selamat balik lagi ke kampung kumpul sama keluarga," jelas dia.
Sebelumnya Eti mengatakan, pihak keluarga mengetahui kabar ditemukannya Suharja pada Minggu malam.
Saat itu, petugas haji setempat mengabarkan bahwa Suharja ditemukan di rumah sakit, wilayah Mina, Arab Saudi.
"Informasinya dapat semalam dari petugas KBIH jam 23.00 WIB," katanya.
Dengan adanya kabar tersebut, kata Eti, pihak keluarga merasa lega dan ikhlas.
Sebab selama 18 hari terakhir, keluarga besarnya selalu menantikan perkembangan informasi terkait pencarian Suharja yang hilang saat wukuf.
"Persiapannya ya sudah siap, sudah nerima bapak apapun kondisinya.
Takdirnya sudah meninggal ya sudah ikhlas, ridho," ujarnya.
Kondisi seperti itu, membuat pihak keluarga saat ini tengah mempersiapkan acara tahlilan yang digelar selepas magrib nanti.
Adapun pihak keluarga juga sudah melaksanakan salat gaib setelah mengetahui kabar ditemukannya Suharja, dalam kondisi meninggal dunia.
"Di sini sudah siap menggelar tahlil, selepas salat magrib nanti."
"Semalam juga langsung menggelar salat gaib," ucap anak kedua dari Suharja-Aat itu.
Pantauan Tribun di lokasi, rumah Suharja di bagian tengah maupun dalam sudah beralaskan karpet.
Baca juga: BREAKING NEWS: Suharja Jemaah Haji Asal Majalengka yang Sempat Hilang Ditemukan Meninggal
Karpet itu nantinya digunakan sebagai alas para warga yang mengikuti tahlilan. Di tengah-tengah karpet itu disediakan makanan maupun minuman untuk tamu.
Sedangkan di teras rumah warga, ibu-ibu tetangga Suharja sedang disibukkan mempersiapkan berkat.
Nantinya, berkat juga akan dibagikan bagi warga yang hadir untuk mengikuti tahlil.
Sementara, kabar duka yang didapat dari jemaah haji dari Suharja, membuat pihak musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) Bantarujeg ikut berbelasungkawa.
Dipimpin oleh Dendi Heryadi, Kasi Trantribum Kecamatan Bantarujeg dan didampingi anggota Polsek-Koramil Bantarujeg dan Satpol PP, mereka menyambangi rumah keluarga Suharja pada Senin (17/7/2023).

Di sana, unsur kecamatan Bantarujeg itu disambut baik keluarga dan menyampaikan belasungkawa secara langsung.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) memastikan jemaah atas nama Suharja Wardi Ardi sudah diketemukan.
Suharja ditemukan oleh tim Linjam dalam keadaan meninggal di ruang penyimpanan jenazah (tsallajah) rumah sakit (RS) Mu'aisyim, Mina, Makkah.
Diketahui, Suharja terpisah dari istrinya, Aat saat keduanya ke toilet di Arafah pada 27 Juni 2023.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.