Persibmania

Luis Milla Mundur Jadi Pelatih Persib Bandung, Ini Analisisnya Menurut Bung Kus

Analisis dari pengamat sepak bola mengenai mundurnya Luis Milla dari kursi pelatih Persib Bandung.

Editor: taufik ismail
Twitter Persib
Ketika Persib Bandung mengumumkan sang kepala pelatih, Luis Milla mundur banyak yang menilai karena dipecat oleh Persib Bandung. Benarkah Luis Milla dipecat? 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Keputusan mundurnya Luis Milla beserta dua asistennya dari jajaran kepelatihan Persib Bandung musim 2023/2024, mengejutkan banyak pihak. 

Terlebih mantan pelatih Timnas Indonesia tahun 2017-2018 tersebut, belum terkalahkan dalam tiga laga yang dimainkan Maung Bandung di musim ini.

Di mana Maung Bandung saat ini berada di peringkat sebelas dengan mengumpulkan tiga poin dalam tiga pertandingan yang telah dijalani.

Pengamat sepak bola, M Kusnaeni menyakini keputusan Luis Milla untuk mundur dari pelatih kepala Persib, bukan didasari oleh capaian tim Maung Bandung yang belum pernah menang sejauh ini. Melainkan lebih kepada masalah personal.

"Secara teknis, Luis Milla sebetulnya belum bisa disebut gagal, karena baru tiga pertandingan di awal musim, yang belum bisa dinilai kinerjanya. Jadi saya kira, Milla mundur lebih karena alasan personal. Bukan karena alasan teknis terkait performa tim," ujarnya saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, Sabtu (15/7/2023).

Bung Kus sapaan akrabnya M. Kusnaeni menilai, hasil tiga kali meraih hasil imbang tidak dipungkiri akan mempengaruhi perasaan para bobotoh yang mengharapkan Persib mampu meraih hasil yang lebih baik dari kondisi saat ini.

Terlebih beberapa penggawa anyar yang didatangkan Persib musim ini, memang direkomendasikan langsung oleh Luis Milla sebelum bergulirnya kompetisi Liga 1 2023/2024.

"Tiga kali hasil seri beruntun memang mengecewakan. Pendukung Persib tentu berharap timnya bisa start lebih baik musim ini, karena Milla langsung menangani tim sejak pramusim. Tapi capaian belum pernah menang dan tidak terkalahkan pun belum cukup untuk menilai seorang pelatih dianggap gagal," ucapnya.

Akan tetapi, capaian yang dapatkan Persib di awal musim sejauh ini, adalah hal lumrah yang biasa terjadi dalam dunia sepak bola.

Namun, apabila harus dicari penyebabnya, maka menurutnya hal tersebut dipengaruhi oleh kurang optimalnya penampilan pemain asing barunya, yakni Tyronne del Pino dan Alberto Rodriguez Martin.

"Kalaupun ada yang kurang optimal, itu adalah rekrutmen pemain. Terutama pemain asingnya. Alberto sjeauh ini belum menunjukkan level permainan yang menjanjikan. Minimal, karakter mainnya kelihatan kurang pas dengan sepak bola Indonesia," ujarnya.

"Selain itu, Persib juga tidak mendapatkan gelandang serang atau pengatur serangan yang bagus. Bahkan Tyronne Del Pino harus cedera serius sebelum kita bisa melihat kemampuannya secara utuh," ucapnya.

Oleh karena itu Persib harus segera bergerak cepat mencari tambahan pemain, untuk dipersiapkan sebagai pengganti Tyronne dan Alberto Rodriguez.

"Persib membutuhkan bek yang cepat dan kuat seperti Daisuke Sato tapi posturnya lebih menjanjikan, plus pemain asing yang benar-benar bisa jadi playmaker atau pemain bertipe nomor 10," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved