H-1 Iduladha, Harga Daging, Cabai Hingga Telur di Majalengka Naik

Harga sejumlah komoditi di pasar tradisional di Majalengka naik jelang Iduladha.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Pedagang daging ayam di Pasar Tradisional Majalengka. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Sehari sebelum Hari Raya Idul Adha, harga daging ayam, sapi serta sejumlah komoditas sayuran di Pasar Tradisional di Majalengka kembali naik.

Padahal, beberapa hari sebelumnya sempat terjadi penurunan harga.

Sejumlah komoditas harganya hampir menyamai saat lebaran Idulfitri lalu.

Komoditas yang mengalami kenaikan di antaranya adalah daging ayam broiler juga ayam kampung yang kenaikannya mencapai Rp 2.000 hingga Rp 3.000 untuk setiap kilogramnya.

Daging ayam broiler yang sempat turun dan nyaris normal kini harganya naik lagi hingga tembus Rp 50.000 per kilogram.

Demikian juga dengan daging ayam kampung kini naik menjadi Rp 90.000 per kilogram dari harga Rp 80.000 per kilogram.

Nani (45), pedagang daging ayam mengatakan, kenaikan harga sudah terjadi seminggu belakangan karena sebelumnya harga berada di kisaran Rp 38.000 per kilogramnya.

Kenaikan harga daging diperkirakan masih akan terjadi hingga selepas lebaran nanti.

Pasokan daging ayam sendiri, menurutnya, saat ini cukup normal dan bisa melayani semua kebutuhan konsumen, bahkan penjualan sedikit turun akibat lonjakan harga.

Terkecuali daging ayam kampung pasokannya yang sedikit turun dan kondisi ayam hampir semua kecil tidak ada ayam berukuran besar.

Padahal biasanya ukuran ayam cukup bervariasi  antara berat 8 ons hingga 1,5 kilogram.

“Udah turun penjualannya, terus sekarang ada kecil-kecil ukuran ayamnya," ujar Nani penjual daging di Pasar Tradisional Sindangkasih Cigasong Majalengka, Rabu (28/6/2023).

Sementara itu, Agus pedagang daging sapi mengungkapkan, harga daging sapi diperkirakan terus mengalami kenaikan hingga melewati hari raya kurban.

Saat ini, harga daging ada yang sudah menaikan harga sebesar Rp 5.000 atau menjadi Rp 150.000 per kilogram.

"Cepat turun lah, karena penjualan juga ikut turun sekarang,” ucap Agus.

Sejumlah konsumen di temui di Pasar Cigasong mengaku aneh harga daging justru naik saat menjelang Idul Adha.

Padahal saat Idul Adha di masyarakat banyak beredar daging kurban baik daging sapi maupun daging domba, karena banyak masyarakat yang melakukan kurban.

“Aneh sih, di saat banyak daging di masyarakat karena berkurban, justru naik terus di pasar," jelas Caca (30), salah seorang pembeli daging ayam.

Sementara itu, komoditas lain yang mengalami kenaikan adalah cabai merah beauty dan keriting.

Cabai merah beauty hari ini dibanderol di angka Rp 70.000, setelah mengalami kenaikan Rp 10.000 pada awal pekan kemarin.

"Yang cabai merah keriting sekarang jadi Rp 60 ribu per kilogram. Paling murah masih cabai rawit hijau, Rp 50 ribu per kilogram," kata Koordinator Pasar Tradisional Sindangkasih Cigasong Majalengka, Supriadi.

Selain dua komoditi itu, harga telur ayam juga mengalami kenaikan.

Pada H-1 Idul Adha ini, harga telur di pasar Sindangkasih dibanderol di angka Rp 32.000, setelah mengalami kenaikan seribu.

Baca juga: Cerita Warga Saat Berburu Daging Ayam Murah di Polres Indramayu, Langsung Borong 5 Kg

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved