Haji 2023
Uu Senang Jemaah Haji Jawa Barat Diistimewakan Arab Saudi
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum senang jemaah haji asal Jabar diistimewakan Arab Saudi.
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNCIREBON.COM, ARAFAH - Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum membersamai jemaah haji asal Jawa Barat di Padang Arafah pada puncak haji 1444 H, Selasa (27/6/2023).
Uu memastikan di tengah dinamika yang ada, pemerintah berusaha sekuat tenaga memberikan pelayanan bagi para jemaah haji Jawa Barat.
"Saya melihat para jemaah semuanya siap dan prima untuk melaksanakan wukuf di Padang Arafah ini, dan juga terbukti mereka yang sakit yang bisa dibawa ke tempat wukuf ini sudah berada di sini," kata Uu di Arafah, Selasa (27/6/2023).
Uu mengatakan merasa bahagia karena para petugas telah membawa jemaah haji yang safari wukuf dan sudah berjalan begitu lancar.
Bahkan dari pihak Arab Saudi pun mengistimewakan jemaah Jawa Barat.
"Dari pihak Arab Saudi pun, kalau mengatasnamakan Jawa Barat, itu merasa diperhatikan dengan baik ya. Entah ya provinsi yang lain, tetapi yang kelihatan kalau mengatasnamakan Jawa Barat katanya ada perbedaan perhatian. Ini yang menjadikan kebanggaan saya sebagai warga Jawa Barat," katanya.
Mengenai pelayanan, tahun ini sudah sangat baik. Jika dulu WC begitu sulit karena sedikit, sekarang bisa lebih banyak jumlahnya. Memang ada antrean, tapi tidak seperti tahun sebelumnya.
"Tenda, mungkin ada juga kelemahan, kelemahan nya adalah ada tenda yang masih kosong ada tenda yang lebih atau overload sehingga banyak kloter yang lain masuk ke kloter yang berbeda. Kami khawatir nanti di saat ada gerakan tahapan Hhaji, mereka bisa lupa dan pihak petugas tidak menjemput lagi. Bisa juga jemaah hajinya lupa untuk datang ke tempat semula, akhirnya ikut kepada rombongan lain ke tahapan selanjutnya," katanya.
"Dan ini panas masih luar biasa, saya berharap para jemaah haji untuk tidak keluar dari tenda-tenda. Sekalipun ada keperluan jangan terlalu lama, balik lagi karena memang ini khawatir di saat nanti wukuf akan ada kendala kesehatan," katanya.
"Apalagi jamarat yang begitu jauh. Nah saya berharap kan ada yang tidak di Mina asli, mungkin harapan kami tidak dijadikan permasalahan karena pemerintahan Arab Saudi pun kami yakin akan membuat sebuah keputusan sesuai dengan syariat," katanya.
Uu mengatakan akan menjadi khotib untuk salah satu kloter asal Cirebon. Ia pun menyampaikan antisipasi pergeralan ke Muzdalifah pada malam harinya dan diusahakan istirahat menjelang wukuf dan setelah wukuf.
Baca juga: Uu Ruzhanul Minta Jemaah Haji Jabar Doakan Pemimpin dan Masyarakat Jabar Saat Wukuf di Arafah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Uu-Ruzhanul-Ulum-di-Arafah.jpg)