Selasa, 21 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Ponpes Al Zaytun Didemo Warga

Gubernur Jabar Ridwan Kamil Diundang Mahfud MD, Bahas Kontroversi Al Zaytun

Gubernur Jabar Ridwan Kamil diundang menghadiri rapat terbatas membahas Al Zaytun oleh Mahfud MD.

Editor: taufik ismail
Tribunjabar.id/Gani Kurniawan
Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang tiba di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/6/2023). Panji Gumilang datang ke Gedung Sate untuk memenuhi panggilan tim investigasi yang dibentuk Gubernur Jawa Barat. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Nazmi Abdurahman

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil diundang Mahfud MD, Menteri Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) ke Jakarta untuk melakukan rapat terbatas, membahas Pondok Pesantren AlZaytun. 

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jabar, Iip Hidajat, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (24/6/2023). 

Menurutnya, dalam rapat terbatas nanti, Gubernur yang akrab disapa Emil ini akan membahas hasil pertemuan Tim investigasi bersama pimpinan Al-Zaytun, Panji Gumilang di Gedung Sate, kemarin.

"Pak Gubernur hadir ke Jakarta, ke Menko Polhukam karena diundang, di antaranya bahasannya berkaitan dengan itu (Al-Zaytun). Tentu Pak Gubernur akan melaporkan berkaitan dengan perkembangan dan juga hasil tim investigasi," ujar Iip.

Semua hasil pertemuan dengan Panji Gumilang kemarin, kata Iip, sudah dilaporkan ke Gubernur Jabar, sebagai bahan untuk rapat terbatas dengan Mahfud.

"Bahasan sudah jelas, tentang Panji Gumilang, Pak Gubernur juga sudah menerima laporan dari tim investigasi. Nanti pertemuan di Kemenko Polhukam, saya kurang paham, nanti kita lihat saja hasilnya," katanya.

Sebelumnya, Tim investigasi tak mendapatkan hasil kongkrit, dari pertemuan dengan pimpinan pondok pesantren Mahad Al Zaytun, Panji Gumilang di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (23/6/2023). 

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu, hanya menghasilkan kesepakatan baru antara Tim Investigasi dengan Panji Gumilang.

Ketua Tim Investigasi, KH. Badruzzaman mengatakan, kesepakatan baru itu yakni berupa permintaan waktu dari Panji Gumilang untuk menjawab semua pertanyaan yang diajukan tim investigasi. 

"Tadinya kami ingin mengklarifikasi apa yang beredar di masyarakat dan di media, tapi tampaknya beliau itu minta waktu kepada kami untuk mempersiapkan jawaban yang akan kami pertanyakan, beliau meminta apa yang diklarifikasi kepada beliau," ujar KH. Badruzzaman, saat jumpa pers seusai pertemuan, Jumat (23/6/2023). 

Menurutnya, tidak ada tenggat waktu yang pasti kapan Panji Gumilang akan memberikan jawaban kepada tim investigasi.

"Tadi itu tidak memberikan jangka waktu. Ada hasilnya, beliau datang hari ini tapi minta waktu untuk mempersiapkan jawaban," katanya. 

Tim investigasi, kata dia, tidak dapat memaksa Panji Gumilang untuk menjawab semua pertanyaan yang disampaikan saat pertemuan. 

"Kita kan klarifikasi, tidak bisa memaksa, beliau tidak mau, ya bagaimana," ucapnya.

Baca juga: Panji Gumilang Ngeyel, Ogah Temui Tim Investigasi MUI Pusat, Ini Kata Ketua Tim dari MUI Pusat

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved