Senin, 20 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Hari Kartini: Bupati Nina dengan Program Unggulannya Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan di Indramayu

Sejumlah program unggulan Bupati Nina Agustina berhasil menurunkan angka kemiskinan di Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Istimewa/Diskominfo Indramayu
Bupati Indramayu, Nina Agustina saat menunjukkan produk UMKM Indramayu. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Peringatan Hari Kartini pada tahun 2023 ini, dijadikan momentum untuk mewujudkan visi Indramayu bermartabat.

Realisasi Indramayu bermartabat dengan program-program unggulan seperti perempuan berdikari (Peri) dan program unggulan lainnya mulai dirasakan masyarakat.

Bupati Indramayu, Nina Agustina menyampaikan, hadirnya program unggulan Pe-Ri merupakan salah satu bentuk perhatian dari Pemkab Indramayu terhadap perempuan purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam bentuk keterampilan dan pemberian modal sehingga para purna PMI dapat memiliki pekerjaan dan penghasilan di tanah air.

“Ini merupakan bentuk perhatian kami supaya purna PMI ini dapat tetap memiliki pekerjaan usai bekerja di luar negeri,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan koordinator program Pe-Ri, Herrsi Pramanik Suwita.

Ia mengatakan, selain untuk meningkatkan taraf hidup dan perekonomian, pemberdayaan perempuan purna PMI melalui program Pe-Ri ini diharapkan menjadikan purna PMI dapat berdiri sendiri melalui wirausaha yang dijalankan sehingga tidak ada niatan lagi untuk keluar negeri.

Herrsi juga memaparkan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan stakeholder terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian dalam hal izin usaha dan pengemasan produk sekaligus menjamin mutu produk yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi.

Selain itu, untuk pemodalan sendiri pihaknya telah menjalin kerja sama dengan bank BJB Kabupaten Indramayu dalam memberikan pinjaman modal tanpa agunan.

“Kami bermitra dengan berbagai pihak guna mendukung keberlangsungan program ini,” paparnya.

Lebih lanjut Herrsi mengatakan, produk yang dihasilkan dari program Pe-Ri ini tidak hanya dipasarkan secara lokal, melainkan pula telah dipasarkan ke luar Kabupaten Indramayu.

Oleh karena itu, dirinya berharap, dengan luasnya pemasaran yang dilakukan dapat membuat berbagai produk Pe-Ri dapat semakin dikenal dengan masyarakat luas sehingga meningkatkan produksi yang nantinya juga akan berdampak pada meningkatnya perekonomian.

“Semoga produk Pe-Ri dapat terus dikenal dan makin berkembang, sehingga para purna PMI yang kami bina ini dapat betul-betul bisa mandiri,” ucapnya.

Hal lainnya , Bupati Indramayu Nina Agustina menambahkan, selain program unggulan, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat merilis angka kemiskinan di Kabupaten Indramayu terpantau berangsur turun selama setahun terakhir.

Berdasarkan data yang dirilis BPS Provinsi Jawa Barat, yang semula di tahun 2021 penduduk dengan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Indramayu jumlahnya mencapai 75.820 jiwa, kini di tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 53.050 jiwa.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved