Tol Cisumdawu

BPBD Sumedang Surati Satker Tol Cisumdawu Soal Upaya Cegah Longsor di Tebing Curam

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyarankan agar BPBD Sumedang menanam rumput vetiver di lahan-lahan tebing curam.

Editor: dedy herdiana
Dok CKJT
Jembatan Kedondong sepanjang 744 meter di ruas 5B, Jalan Tol Cisumdawu di Kabupaten Sumedang.  

Laporan Kontributor TribunJabar.id Kiki Andriana dari Sumedang

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyarankan agar BPBD Sumedang menanam rumput vetiver di lahan-lahan tebing curam. 

Rumput dengan akar yang dapat menghunjam sedalam 6 meter itu disebut-sebut kuat untuk menahan tanah agar terhindar dari longsor. 

Baca juga: Ini Alasan Tol Cisumdawu Cimalaka-Dawuan Baru Bisa Dipakai Sebagian dan Belum Bisa 24 Jam

BPBD Sumedang telah melakukan penanaman itu, meski masih dalam skala kecil. Sebab, lahan-lahan di jalur arteri Sumedang membutuhkan serangkaian koordinasi lintas instansi jika hendak ditanami. 

"Saran penanaman vetiver oleh BNPB ya, dan sebetulnya kami bukan hanya Cadas Pangeran, hanya kan itu yang punya wilayah kan Perhutani," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sumedang, Adang, Jumat (14/4/2023). 

Tebing yang kemiringannya 30 derajat diupayakan ditanami vetiver. Upaya terus dilakukan. 

BPBD juga menyurati Satuan Kerja (Satker) Tol Cisumdawu untuk melakukan penanaman rumput tersebut di area bertebing. 

"Ke Satker Tol Cisumdawu juga kami sudah berkirim surat. Tapi memang dalam kegiatan pengerjaan tol itu, tidak ada kegiatan (rencana penanaman vetiver) demikian. Apa boleh buat," katanya.

Baca juga: Fakta-fakta Tol Cisumdawu Dibuka Fungsional 15 April, Cimalaka-Dawuan Satu Arah, BBM Harus Cukup

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved