Tol Cisumdawu
BPBD Sumedang Surati Satker Tol Cisumdawu Soal Upaya Cegah Longsor di Tebing Curam
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyarankan agar BPBD Sumedang menanam rumput vetiver di lahan-lahan tebing curam.
Laporan Kontributor TribunJabar.id Kiki Andriana dari Sumedang
TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyarankan agar BPBD Sumedang menanam rumput vetiver di lahan-lahan tebing curam.
Rumput dengan akar yang dapat menghunjam sedalam 6 meter itu disebut-sebut kuat untuk menahan tanah agar terhindar dari longsor.
Baca juga: Ini Alasan Tol Cisumdawu Cimalaka-Dawuan Baru Bisa Dipakai Sebagian dan Belum Bisa 24 Jam
BPBD Sumedang telah melakukan penanaman itu, meski masih dalam skala kecil. Sebab, lahan-lahan di jalur arteri Sumedang membutuhkan serangkaian koordinasi lintas instansi jika hendak ditanami.
"Saran penanaman vetiver oleh BNPB ya, dan sebetulnya kami bukan hanya Cadas Pangeran, hanya kan itu yang punya wilayah kan Perhutani," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sumedang, Adang, Jumat (14/4/2023).
Tebing yang kemiringannya 30 derajat diupayakan ditanami vetiver. Upaya terus dilakukan.
BPBD juga menyurati Satuan Kerja (Satker) Tol Cisumdawu untuk melakukan penanaman rumput tersebut di area bertebing.
"Ke Satker Tol Cisumdawu juga kami sudah berkirim surat. Tapi memang dalam kegiatan pengerjaan tol itu, tidak ada kegiatan (rencana penanaman vetiver) demikian. Apa boleh buat," katanya.
Baca juga: Fakta-fakta Tol Cisumdawu Dibuka Fungsional 15 April, Cimalaka-Dawuan Satu Arah, BBM Harus Cukup
Mudik Lewat Tol Cisumdawu? Ini Tarifnya Terkini, Hati-hati Saldo Kurang, Bandung-Cirebon 80 Menit |
![]() |
---|
Tarif Tol Terkini Tol Cisumdawu di Awal Tahun 2025, Hati-hati Saldo Kurang |
![]() |
---|
Tarif Tol Cisumdawu Terbaru di Akhir Pekan Ini, Bandung-Cirebon 80 Menit, ke Kuningan Dua Jam |
![]() |
---|
Tarif Tol Cisumdawu di Awal Oktober 2024, Bandung-Cirebon 80 Menit, ke Kuningan Dua Jam |
![]() |
---|
Tarif Tol Cisumdawu Terbaru Pertengahan September 2024, Bandung-Indramayu dan Majalengka Lebih Cepat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.