Jumat, 8 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Semasa Hidup, Sersan Darjaie Intel RPKAD, Tidur Dengan Senjata di Bawah Bantal

Sersan Darjaie bergelut dan berhasil merampas senjata jenis M45 dari pasukan DI/TII.

Tayang:
Istimewa
Sersan Dardjai, veteran pejuang yang pernah jadi anggota Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) atau saat ini bernama Kopassus. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Kiki Andriana dari Sumedang


TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Tak akan terlupakan oleh Nuryana (32) bagaimana ayahnya, Sersan Darjaie yang penuh misteri.

Selama hidup dan mengurus Nuryana delapan bersaudara, ayahnya selalu tertutup. 


Dia tidak tahu bahwa ayahnya adalah anggota intelijen Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) yang diakui Divisi IV Siliwangi, ketika pemberontakan DI/TII pecah. 


Sersan Darjaie bergelut dan berhasil merampas senjata jenis M45 dari pasukan DI/TII.

Senjata itu oleh Komandan di Divisi IV Siliwangi dihadiahkan kepada Darjaie sebagai penghargaan menumpas DI/TII. 


"Saya hanya tahu bahwa Bapak adalah anggota TNI. Segitu saja, tidak lebih. Bapak tegas, jarang bicara, tertutup, masuk kamarnya tanpa izin juga dilarang," kata Nuryana saat ditemui TribunJabar.id di lapak dagangannya di Desa Sayang, Jatinangor, Sumedang, Kamis (6/4/2023) sore. 

Baca juga: Anak Sersan Darjaie yang Serahkan Senapan Api Sisa DI/TII Dagang Gorengan di Jatinangor Sumedang


Dia punya cerita yang sedikit menyeramkan, fakta bahwa dia melihat ayahnya tidur dengan senjata di bawah bantalnya. 

Sersan Dardjai, veteran pejuang yang pernah jadi anggota Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) atau saat ini bernama Kopassus.
Sersan Dardjai, veteran pejuang yang pernah jadi anggota Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) atau saat ini bernama Kopassus. (Istimewa)


"Bangunkan tidur juga harus hati-hati sebab Bapak itu sigap, di bawah tempat tidur pasti saja ada senjata yang disimpan," katanya. 


Senapan M45 ditemukan Nuryana di lemari Sersan Darjaie yang 100 hari lalu meninggal dunia. Senapan itu diserahkan kepada Danrem 062 Tarumanagara Kolonel Inf Asep Sukarna. 


Penyerahan dilakukan di rumah kontrakan Darja'ie di Babakan Cikeruh, Desa Cimekar, Cileunyi, Kabupaten Bandung pada Senin (3/4/2023). 


Danrem sendiri menilai Sersan Darjaie bukan prajurit sembarangan.

Itu terlihat dari kualifikasinya sebagai intelijen di RPKAD dengan sejumlah emblem yang tersemat pada seragam peninggalannya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved