Hujan Ekstrem Landa Ciamis, Akses 'Dua Negara' di Panawangan Ciamis Sempat Terputus Akibat Longsor
Tebing setinggi 15 meter di sisi jalan yang menghubungkan Desa Nagarajati dengan Desa Natanagara Kecamatan Panawangan runtuh sepanjang 5 meter.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Ciamis, Andri M Dani
TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS – Ruas jalan kabupaten di Dusun Bojong Dua RT 01 RW 04 Desa Nagarajati Kecamatan Panawangan Ciamis tertimbun longsor saat hujan lebat Sabtu (25/3/2023) sekitar pukul 17.00 sore menjelang magrib.
Tebing setinggi 15 meter di sisi jalan yang menghubungkan Desa Nagarajati dengan Desa Natanagara Kecamatan Panawangan runtuh sepanjang 5 meter.
Baca juga: Kawah Gunung Galunggung Longsor, Ini Statusnya Kata PVMBG Termasuk Imbauan bagi Warga dan Wisatawan
Ruas jalan yang merupakan akses dari Panawangan ke Rajadesa tersebut tertimbun longsor tebing sepanjang 20 meter setinggi 1 meter. Sehingga mobil dan sepeda motor tidak bisa lewat.
Akses jalan sempat terputus sejak menjelang magrib sampai Minggu (26/3) siang.
“Akses jalan sempat terputus selama semalam” ujar Camat Panawangan Kusdinar kepada Tribun Minggu (26/3).
Longsor yang menutup ruas jalan di Desa Nagarajati tersebut menurut Kusdiana dipicu oleh hujan ekstreem intensitas tinggi berdurasi lama yang mengguyur Panawangan sejak pukul 14.00 Sabtu (25/3) siang sampai pukul 19.00 Sabtu malamnya.
“Hujan tidak hanya lebat tapi lama, mulai pukul 14.00 baru reda pukul 19.00 malam,” katanya.
Tebing setinggi 15 di Dusun Bojong Dua RT 01 RW 04 tersebut jauh dari pemukiman dan tidak ada rumah warga yang terancam. “Longsor hanya menutup ruas jalan yang menghubungan Desa Nagarajati dan Desa Natanegara tersebut,” ujar Kusdinar.
Karena jalan tertimbun longsor di Dusun Bojong Dua tersebut lalu lintas kendaraan seperti mobil dan sepeda motor ke jalan alternatif, jalan desa yang masih berada di Desa Nagarajati.
Arus kendaraan mulai normal kembali sejak pukul 10.00 Minggu (26/3) siang setelah alat berat dari Dinas PUPR Ciamis tiba dilokasi sejak pukul 07.00 paginya.
“Jalan sudah dibisa dilewati kembali. Alat berat sudah tiba di lokasi sejak pukul 07.00 tad pagi. Timbunan longsor sudah dievakuasi. Barusan kendaraan sudah bisa lewat sekitar pukul 10.00,” katanya.
Selain melibatkan warga evakuasi timbunan longsor yang menutup jalan di Dusun Bojong Dua tersebut juga melibatkan petugas Dinas PUPR, BPBD, Damkar, aparat desa setempat, unsur muspika juga hadir di lokasi kejadian.
Meski puing longsor sudah berhasil disingkirkan, menurut Camat Kusdinar, kini sedang dilakukan penyemprotan jalan dengan mobil pancar Damkar dan mobil tangki BPBD Ciamis. Untuk membersihkan lumpur yang masih tersisa (andri m dani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/longsor-panawangan-ciamis-25032023.jpg)