Jumat, 10 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Modus Maling Bobol Brangkas Minimarket di Majalengka: Dokumen CCTV juga Raib

Aksi pembobolan pertama terjadi di minimarket kawasan Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka pada Sabtu (11/3/2023).

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Seorang karyawan minimarket di Majalengka sekaligus kepala toko bernama Rizki Fauzi saat menunjukkan rokok di rak dan brangkas dibobol maling, Jumat (17/3/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Aksi pembobolan minimarket kembali terjadi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dalam kurun waktu satu Minggu terakhir.

Aksi pembobolan pertama terjadi di minimarket kawasan Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka pada Sabtu (11/3/2023).

Terbaru, kasus pembobolan kembali terjadi menimpa sebuah minimarket di Jalan Raya Siti Armilah, di Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan/Kabupaten Majalengka pada Kamis (16/3/2023) dini hari.

Bahkan, aksi pencurian terakhir menyebabkan pihak toko mengalami kerugian Rp 59 juta, karena puluhan rokok dan brangkas berisi uang puluhan juta raib.

Para pelaku dianggap lihai karena tak hanya berhasil membobol dinding belakang toko, melainkan berhasil menghilangkan jejak dengan mengambil dokumen kamera pengintai yang berada di area gudang.

"CCTV dirusak, bagian dokumennya dijebol dan diambil atau raib, sehingga gak ada bukti gitu. Cuma memang kondisinya berantakan semua," ujar Kepala Toko, Rizki Fauzi saat berbincang dengan Tribun, Jumat (17/3/2023).

Baca juga: Sebuah Minimarket di Majalengka Dibobol Maling, Rokok dan Uang dengan Total Rp 59 Juta Raib

Ia menceritakan, bahwa peristiwa itu terjadi pada Kamis (16/3/2023) dini hari, saat toko sudah tutup. 

"Kejadiannya sekitar pukul 02.30 hingga pukul 03.00 pagi (Kamis (16/3/2023), saat staf karyawan saya masuk pagi buka toko hendak mengaktifkan komputer, barang-barang rokok yang ada di kasir hilang," ucapnya.

Merasa penasaran dengan kondisi di toko, jelas dia, karyawan yang bersangkutan kemudian berinisiatif memeriksa gudang.

Sama seperti di toko, bagian gudang juga dalam keadaan berantakan.

"Kemudian, staf saya langsung lari ke gudang, pintu sudah terbongkar, lalu lihat area gudang sudah jebol dindingnya."

"Lalu lihat ke ruang yang terdapat brangkas, brangkas nya pun sudah hancur," jelas dia.

Akibat peristiwa itu, Rizki mengungkapkan, bahwa pihaknya mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Hal itu diketahui dari sejumlah uang di brangkas yang diambil, puluhan bungkus rokok raib dan kerusakan dinding yang terjadi.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved