Asap Misterius Muncul Dari Bawah Tanah Dekat Tiang Penerang Jalan di Indramayu, Warga Takut

Sebuah asap misterius muncul dari awah tanah dekat tiang penerang jalan di Desa Brondong, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu.

Istimewa
Petugas saat meninjau lokasi munculnya asap misterius di Desa Brondong, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Selasa (21/2/2023) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebuah asap misterius muncul dari awah tanah dekat tiang penerang jalan di Desa Brondong, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu.


Munculnya asap membuat takut warga setempat pada Selasa (21/2/2023).


Mereka pun segera melaporkan kejadian tersebut melalui layanan Indramayu-Cepat Tanggap (I-Ceta) untuk ditindaklanjuti.


Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indramayu, Dadang Oce Iskandar mengatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung melakukan peninjauan.


"Setelah diteliti ternyata itu ada korsleting listrik di bawah tiang penerang jalan tersebut," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (22/2/2023).

Baca juga: Update Gunung Semeru Pagi Ini: Terjadi 24 Kali Erupsi, Kawah Luncurkan Asap Setinggi 300 Meter

Petugas saat meninjau lokasi munculnya asap misterius di Desa Brondong, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Selasa (21/2/2023)
Petugas saat meninjau lokasi munculnya asap misterius di Desa Brondong, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Selasa (21/2/2023) (Istimewa)


Dadang Oce Iskandar menjelaskan, di bawah tanah tersebut terdapat kabel yang mengelupas.


Kabel itu lalu terkena air hujan sehingga menimbulkan asap.


Saat itu, pihaknya juga langsung berkoordinasi dengan PLN untuk upaya penanggulangan.

Baca juga: Kronologi Jasad Wanita Berambut Merah Terbakar Dalam Mobil di Subang, Warga Heran Lihat Kepulan Asap


Mengingat, jika tidak cepat diatasi dikhawatirkan akan membahayakan masyarakat karena mengandung listrik tegangan tinggi.


Polisi yang ikut meninjau lokasi kejadian juga memasang garis polisi agar untuk sementara waktu tidak ada masyarakat yang mendekat lokasi kejadian.


"Alhamdulillah sekarang sudah teratasi," ucap dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved