DPRD Indramayu Desak Pemda Serap Maksimal Dana Pendidikan, Terutama Untuk Perbaikan Sekolah Rusak

Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin meminta agar SDN Dukuh di Kecamatan/Kabupaten Indramayu segera diperbaiki.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin, Kamis (15/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin meminta agar SDN Dukuh di Kecamatan/Kabupaten Indramayu segera diperbaiki.

SD setempat diketahui kondisinya memprihatinkan. Banyak langit-langit kelas yang bolong karena atap plafonnya berjatuhan.

Baca juga: Jangan Tunggu Jatuh Korban, Ketua DPRD Indramayu dan Pemerhati Pendidikan Minta SDN Dukuh Diperbaiki

Kondisi tersebut diperparah dengan keadaan kayu-kayu fondasi atap yang juga rapuh karena dipenuhi rayap.

"Pendidikan ini merupakan salah unsur wajib yang harus dipenuhi selain kesehatan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (29/1/2023).

Pada rancangan APBD 2023 sendiri, di Kabupaten Indramayu memang gagal disahkan.

Meski demikian, disampaikan Syaefudin, pemerintah tetap diamanahi undang-undang untuk memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN dan APBD.

Namun, kondisi tersebut rupanya masih berbanding terbalik jika melihat kondisi dari SDN Dukuh.

Dalam hal ini, Syaefudin mendesak agar pemerintah daerah bisa maksimal memanfaatkan anggaran.

Terlebih pada tahun anggaran 2021, diketahui angka Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Kabupaten Indramayu sangat tinggi.

Yakni mencapai Rp 240 miliar anggaran dari APBD 2021 tidak terpakai atau tidak terserap oleh pemerintah daerah.

Dari Silpa tersebut, salah satunya ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Indramayu.

Dari anggaran yang disediakan, hanya terealisasi Rp 42 miliar atau hanya 84,48 persen. Dengan kata lain, masih ada sisa uang menganggur sebesar Rp 7 miliar.

Silpa itu dianggap Syaefudin mubazir karena seharusnya dimanfaatkan secara maksimal, salah satunya untuk memperbaiki sekolah yang rusak.

Ia pun mewanti-wanti kepada Disdikbud Indramayu agar Silpa yang terjadi di tahun 2021 lalu tidak terulang kembali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved