Kurang Dari 5 Menit, Sembako yang Dijual Dalam Pasar Murah di Indramayu Ludes Diborong

Hanya dalam kurang dari 5 menit, ribuan paket sembako yang dijual dalam kegiatan pasar murah di Pasar Losarang, Kabupaten Indramayu ludes

Tribuncirebon.com/Handika Rahman
Suasana masyarakat saat membeli sembako murah dalam kegiatan pasar murah di Pasar Losarang, Indramayu, Rabu (4/1/2023) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Hanya dalam kurun waktu kurang dari 5 menit, ribuan paket sembako yang dijual dalam kegiatan pasar murah di Pasar Losarang, Kabupaten Indramayu langsung ludes diborong pembeli, Rabu (4/1/2023).

Mereka bahkan rela berdesak-desakan agar bisa kebagian sembako murah. Panitia pun sebelumnya mengantisipasi lonjakan pembeli dengan membagikan kupon terlebih dahulu.

Namun, meski demikian, antusiasme masyarakat membeli sembako murah tersebut tetap tinggi.

Hanya dengan uang Rp 49.500, masyarakat bisa mendapat beragam sembako mulai dari beras seberat 5 kilogram, minyak goreng dan gula pasir masing-masing 1/2 kilogram.

Bupati Indramayu, Nina Agustina mengatakan, kegiatan pasar murah ini dilakukan serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Baca juga: Kabar Gembira Bagi Warga Kota Cirebon, Mulai Besok Pemkot Gelar Pasar Murah, Ini Jadwalnya

"Total ada 20.945 paket sembako yang kami sediakan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Suasana masyarakat saat membeli sembako murah dalam kegiatan pasar murah di Pasar Losarang, Indramayu, Rabu (4/1/2023)
Suasana masyarakat saat membeli sembako murah dalam kegiatan pasar murah di Pasar Losarang, Indramayu, Rabu (4/1/2023) (Tribuncirebon.com/Handika Rahman)

Nina Agustina menyampaikan, saat ini, harga sembako di pasaran beberapa di antaranya masih tinggi harganya dampak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Oleh karenanya, pemerintah daerah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Indramayu menggelar kegiatan tersebut.

Selain itu, kegiatan ini sekaligus merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo yang meminta agar pemerintah daerah dapat mengendalikan laju inflasi.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Cirebon, Hestu Wibowo menambahkan, pasar murah ini menjadi salah satu strategi untuk mengendalikan laju inflasi.

Baca juga: Bazar Ramadan Pasar Murah di PCNU Indramayu, Cuma 100 Ribu Dapat Beras Premium Hingga Minyak Goreng

Sehingga, masyarakat bisa tetap membeli kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau di tengah harga-harga bahan pangan yang sedang tinggi.

"Alhamdulillah hari ini bersama dengan Pemda Indramayu kita bisa melaksanakan program TPID yaitu menyelenggarakan pasar murah," ujar dia.

Di sisi lain, salah seorang warga Desa Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Firdawanti (22) mengaku senang bisa mendapat sembako murah dalam kegiatan pasar murah tersebut.

Dari harga Rp 49.500, lanjut dia, Firdawanti bahkan rela membayar dengan harga Rp 50.000 untuk satu paketnya tanpa mendapat kembalian.

"Bayarnya Rp 50 ribu, karena katanya gak ada kembalian Rp 500-nya. Tapi alhamdulillah senang dapat sembako murah," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved