Sabtu, 9 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

2 Jari Wakil Bupati Kaur Bengkulu Putus Gegara Main Kembang Api Saat Malam Tahun Baru

Nasib nahas menimpa Wakil Bupati Kaur, Provinsi Bengkulu, Herlian Muchrim ketika malam pergantian tahun baru.

Tayang:
Kolase Tribun-Timur.com
Jari Wakil Bupati Kaur, Herlian Muchrim terluka parah karena terkena ledakan kembang api 

TRIBUNCIREBON.COM- Nasib nahas menimpa Wakil Bupati Kaur, Provinsi Bengkulu, Herlian Muchrim ketika malam pergantian tahun baru.

Herlian Muchrim dilarikan ke RSUD M Yunus Kota Bengkulu.

 
Dua jari tangan kanan Herlian Muchrim mengalami luka serius, saat berpesta kembang api dalam rangka malam tahun baru 2023 atau Sabtu malam.

Ledakan kembang api atau petasan mengakibatkan luka bakar yang cukup serius hingga kondisi sang Wabup memprihatinkan.

Dua jari Herlian Muchrim putus terkena ledakan kembang api, hingga harus menjalani tindakan operasi.

Baca juga: Pesta Kembang Api dan Petasan Saat Malam Tahun Baru Dilarang di Majalengka


"Iya benar, pak Wabup saat ini masih operasi.

Mohon doa kesembuhan beliau," ujar Kepala Diskominfo SP Kaur, M. Jarnawi M.Pd ketika dihubungi Tribunbengkulu.com (grup TribunStyle.com).

Ledakan Kembang Api itu membuat kedua tangan Wabup Kaut mengalami cedera serius akibat luka bakar.

Menurutnya, kondisi Wabup Kaur ini relatif stabil.

"Untuk kondisi pak Wabup nanti updatenya disampaikan.

Jari Wakil Bupati Kaur, Herlian Muchrim terluka parah karena terkena ledakan kembang api
Jari Wakil Bupati Kaur, Herlian Muchrim terluka parah karena terkena ledakan kembang api (Kolase Tribun-Timur.com)


 
Sekarang lagi menjalani operasi, mohon doanya," ungkap Kepala Diskominfo SP Kaur, M. Jarnawi M.Pd.

Viral di Sosial Media

Peristiwa yang menimpa Wakil Bupati Kaur, Provinsi Bengkulu Herlian Muchrim viral di sosial media.

Hal itu tidak terlepas karena dua jarinta putus karena terkena ledakan kembang api di momen pergantian tahun.

Salah satu yang memposting video kembang api meledak di tangan Wabup Kaur yakni akun Instagram @jaya.negriku.

"DETIK DETIK KEMBANG API MELEDAK DI TANGAN, WAKIL BUPATI KAUR PROV.

BENGKULU HERLIAN MUCHRIM CEDERA TANGAN," demikian tertulis keterangan dalam video.

Dilansir dari video tersebut, peristiwa kembang api meledak terjadi tepat di detik-detik awal memasuki tahun 2023, di depan gedung sentra kuliner Kota Bintuhan Kaur.

Wabup bersama Bupati Kaur H Lismidianto, SH, MH, Sekda Kaur, beserta seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) berbaris di bagian depan gedung.

Tampak dalam video, mereka memegang petasan berukuran cukup besar.

Tetiba, petasan yang dipegang Wabup Kaur meledak.

Sontak saja peristiwa itu langsung memancing kepanikan orang-orang yang melihatnya.

Jerit kepanikan jelas terdengar di momen tak terduga ini.


Wabup Kaur Herlian Muchrim langsung dilarikan ke Rumah Sakit M Yunus Kota Bengkulu.

Akibat kejadian itu, Herlian Muchrim mengalami luka serius.

Wabup Kaur diinformasikan sedang menjalani operasi setelah kedua tangannya cedera serius.

Ledakan Kembang Api itu membuat kedua tangan Wabup Kaur mengalami cedera serius akibat luka bakar.

Data terhimpun, peristiwa tersebut terjadi saat perayaan tahun baru 2023 di sentral kuliner Kota Bintuhan Kaur.

Selain musibah tersebut, petaka juga terjadi di Jawa Tengah.

Dua mahasiswa tewas tersengat listrik saat melintasi banjir untuk merayakan acara tahun baru 2023.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kapas Timur III RT 02 RW 08 Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Sabtu (31/12/2022) sekitar pukul 22.30 WIB.

Melansir dari TribunJateng, dua mahasiswa yang menjadi korban bernama Dinda Shefira Angelita (19) warga Desa Jatibogor, Kecamatan Surodadi, Kabupaten Tegal, serta Muh Kevin Nabeel (19) warga Kembang Tubanan, Jepara.

Kapolsek Genuk Kompol Ris Andrian Yudo Nugroho, kedua korban yang diduga tersetrum listrik, meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Sekira pukul 00.05 WIB, korban dibawa ke RSUP Dr Kariadi dengan menggunakan mobil ambulance H -1149-SP untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Menurutnya, kronologi singkat kejadian, berdasarkan informasi dari warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian.

Awalnya warga yang juga menjadi saksi dalam peristiwa ini, melihat ada kilatan listrik dan mendengar suara orang teriak kencang.

Kemudian warga itu, keluar rumah dan mencoba mencari tahu apa yang terjadi.

Setelah itu, diketahui, bahwa ada dua orang yang sudah terjatuh dan terendam di dalam air.

Pada saat itu warga hendak mencoba untuk menolong korban, akan tetapi, karena merasa ada sengatan arus listrik kemudian menjauh.


Warga juga mengetahui ada kabel listrik yang terputus jatuh ke air.

Setelah itu, warga menghubungi pihak kepolisian yakni Bhabinkamtibmas setempat, untuk memberitahukan peristiwa tersebut.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved