Wisata Majalengka
Raja Ampat Papua Kini Ada di Majalengka, Bisa Lihat Perbukitan Dikelilingi Daratan
Bukit Sanghyang Dora dengan ketinggian 396 meter di atas permukaan laut (MDPL) itu memiliki pemandangan bak Raja Ampat Papua.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Orang menjelaskan, bahwa awal dikenalnya Sanghyang Dora dengan julukan Raja Ampat justru dari pengunjung itu sendiri.
Di mana, banyak pengunjung yang berswafoto dengan latar perbukitan yang menyerupai Raja Ampat.
"Sebenarnya sudah lama ya, sekitar 3 tahun lalu.
Jadi penyebutan itu tidak sengaja, karena banyaknya pengunjung yang berfoto dengan background bukit-bukit itu, sehingga banyak yang bilang mirip seperti di Raja Ampat," ucapnya.
Masih dijelaskan dia, bahwa Sanghyang Dora sendiri memang dikenal dengan wisata 'camp ground'.
Banyak wisatawan dari luar daerah yang sengaja datang untuk bisa menikmati suasana di puncak bukit Sanghyang Dora.
"Sanghyang Dora itu tipe wisata camp ground, karena apa, wisata kami ini harus diawali dengan perjalanan dulu, yaitu pendakian."
"Waktunya sekitar satu jam setengah dari mulai basecamp sampai ke puncak."
"Ada 5 pos, nah masing-masing pos itu, pos pertama berada di Bukit enjoy, pos 2 berada di Bukit kayaa, pos 3 berada di Bukit karapyak, pos 4 berada di Bukit panangisan dan pos 5 berada di Bukit lebak lutung," jelas dia.
Adapun, kata Otang, pendaki hanya mengeluarkan uang sekitar Rp 10 ribu untuk bisa mengunjungi tempat wisata alam ini.
Jika waktunya berada di akhir pekan, harganya naik menjadi Rp 15 ribu.
Baca juga: 5 Destinasi Wisata Cirebon, Pantai Hingga Bukit, Favorit Wisatawan Lokal dan Turis Asing
Di titik awal wisata ini juga, pengunjung dapat menikmati spot-spot foto yang telah disediakan oleh pengelola.
"Di bawah ada camp ground, cuma itu lebih condong ke family gathering. Ada MCK juga, lapangan kemping, spot-spot foto, musala maupun lainnya. Di atas juga ada toilet juga."
"Motor dan mobil ukuran sampai elf bisa masuk sampai ke basecamp.
"Tetap, kita imbau kepada pengunjung yang hendak datang ke sini agar tetap mematuhi prokes, kemudian yang ingin kemping di atas harus memperhatikan safety pendakian," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Bukit-Sanghyang-Dora-di-Majalengka-destinasi-wisata-mirip-Raja-Ampatt.jpg)