Rabu, 29 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Gunung Semeru Erupsi

Update Gunung Semeru, PVMBG: Erupsi Masih Terjadi, Waspadai Lahar Dingin, Awan Panas & Batu Pijar

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan informasi update aktivitas Gunung Semeru meletus Senin (5/12/2022).

Tayang:
Penulis: dedy herdiana | Editor: dedy herdiana
Istimewa
Foto erupsi Gunung Semeru yang meluncurkan awan panas pada Selasa 1 Desember 2020 dini hari. Kini per 4 Desember 2022, Gunung Semeru kembali berstatus Awas dan update terkini, Senin (5/12/2022), aktivitas erupsi masih terjadi. 

TRIBUNCIREBON.COM - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan informasi update aktivitas Gunung Semeru meletus Senin (5/12/2022).

Gunung Semeru yang sudah dalam status Awas (level IV), hingga pukul 11.31 WIB masih terjadi erupsi. Bahkan disebutkan pula masyarakat agar waspada terhadap perluasan awan panas, lahar dingin hingga lontaran batu ( batu pijar) pada jarak tertentu.

Petugas PVMBG, Mukdas Sofian, A.Md. melaporkan, terjadi erupsi G. Semeru pada hari Senin, 05 Desember 2022, pukul 11:13 WIB.

Baca juga: Ngeri, Langit Lumajang Gelap & 2 Dusun Ini Tertimbun Material Vulkanik, Imbas Erupsi Gunung Semeru

Namun Visual letusan tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi 0 detik.

Berdasarkan kondisi tersebut, PVMBG merekomendasikan masyarakat:

1. Tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 17 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 19 km dari puncak.

2. Tidak beraktivitas dalam radius 8 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

3. Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Update aktivitas Gunung Semeru ini juga diumumkan di akun Twitter PVMBG:

"Terjadi #erupsi G. Semeru pada hari Senin, 05 Desember 2022, pukul 11:31 WIB. Abu letusan tidak teramati. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung. #PVMBG@id_magma," de,mikian tulis PVMBG, Senin (5/12/2022).

Baca juga: Mengenal Gunung Semeru, Ternyata Puncak Gunung Berasal dari India, Dibawa Dewa Brahma & Dewa Wisnu

Update Gunung Semeru sebelumnya picu 13 kali gempa

Status Gunung Semeru dari Siaga ( Level III) menjadi status Awas ( Level IV) pada Minggu (4/12/2022) terungkap sudah mengalami 13 gempa.

Gempa - gempa akibat Gunung Semeru meletus itu terdiri dari gempa akibat letusan dan gempa akibat semburan awan panas.

Informasi terbaru ini diumumkan MAGMA Indonesia dengan sumber data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Minggu (4/12/2022) pukul 14.34 WIB.

Awan panas guguran Gunung Semeru pada Minggu (4/12/2022) siang telah mencapai 19 kilometer hingga menghantam Jembatan Gladak Perak, Minggu (4/12/2022).
Awan panas guguran Gunung Semeru pada Minggu (4/12/2022) siang telah mencapai 19 kilometer hingga menghantam Jembatan Gladak Perak, Minggu (4/12/2022). (Dok. BNPB via Kompas.com)

Baca juga: Ngeri! Semburan Awan Panas Gunung Semeru Hantam Jembatan, Langit Pun Gelap Mencekam

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved