Breaking News:

Persibmania

Bos Persib Umuh Muchtar Akui Sudah Punya Firasat, Lanjutan Liga 1 Bakal Ditunda Lagi

Umuh Muchtar yang juga karib disebut bos Persib Bandung mengaku, telah memiliki firasat bahwa Liga 1 2022/2023 masih sulit untuk kembali dapat digelar

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Deanza Falevi
Komisaris PT Persib Bandung Mertartabat, Umuh Muchtar yang juga karib disebut bos Persib Bandung saat ditemui usai memberikan motivasi kepada pemain Persib Bandung di Stadion GBLA, Kota Bandung, Jumat (10/6/2022). 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - PT. Liga Indonesia Baru (LIB) resmi kembali menunda kelanjutan kompetisi Liga 1 musim 2022/2023, yang semula direncanakan akan digelar pada 2 Desember 2022, karena terkendala izin pihak kepolisian.

Hal tersebut rupanya telah diprediksi oleh Komisaris PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar jauh sebelum diumumkan oleh Direktur Utama PT. LIB, Ferry Paulus di Jakarta kemarin. 

Umuh Muchtar yang juga karib disebut bos Persib Bandung mengaku, telah memiliki firasat bahwa Liga 1 2022/2023 masih sulit untuk kembali dapat digelar dalam waktu dekat, meski PT. LIB telah menggelar audiensi kepada PSSI dan Menpora, Zainudin Amali.

Baca juga: Bobotoh Persib Bandung Harus Tahu, Lanjutan Liga 1 Belum Tentu Mulai 2 Desember 2022, Ini Alasannya

Bahkan PT LIB juga sudah menggelar workshop dan sosialisasi kepada para Ketua Panpel, General Coordinator, Medical Officer, Media Officer dan Security Officer peserta Liga 1, agar saat penyelenggaraannya, kompetisi bisa berjalan dengan aman dan lancar.

Namun dari hasil pertemuan antara PSSI, PT LIB dan Polri disepakati bahwa penerapan peraturan Kepolisian Nomor 10 tahun 2022 mengenai penyelenggaraan keamanan dan pengamanan sepak bola harus dimatangkan. 

Ditambah lagi belum terverifikasinya sejumlah stadion yang ditentukan PT LIB untuk menggelar kompetisi di Jawa Tengah dan Yogyakarta seperti, Stadion Maguwoharjo, Stadion Bantul, Stadion Moch. Soebroto dan Stadion Jatidiri.

"Apa kata saya benar kan. Saya sudah ngomong, ini ( Liga 1 2022/2023) tidak akan bisa digelar karena belum jelas dan belum kondusif," ujarnya saat ditemui di Stadion Sidolig, Kota Bandung, Kamis (1/12/2022).

Umuh justru mengaku heran dengan PT. LIB yang telah merilis draft jadwal pertandingan lanjutan kompetisi Liga 1 musim ini ditengah belum disepakatinya izin penyelenggaraan pertandingan sepakbola dari kepolisian.

"Walau sudah dijadwal, karena belum jelas jadi tidak akan bisa, ini siapa yang menjadwal siapa yang membuat," ucapnya.

Baca juga: Kick Off Liga 1 2022 Berubah, Tim Pelatih Persib Rombak Program Latihan

Umuh menilai, Liga 1 bisa saja digelar apabila Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang direncanakan berlangsung pada Februari 2022 dilakukan terlebih dulu, sebelum gelaran Liga 1 dilanjutkan. 

"Makanya sekarang lebih baik KLB dulu setelah KLB baru dibentuk lagi yang jelas. Sekarang katanya tanpa penonton terus di satu tempat (bubble) sudah tidak bagus itu, lebih baik selesaikan dulu jangan terburu-buru," ujar Umuh.

Meski penundaan akan cukup lama, namun Umuh meyakini hal itu dapat lebih adil dan menguntungkan bagi banyak pihak.

"Terlalu lama memang, tapi kalau dipaksakan juga seperti ini mungkin enggak bagus. Mereka juga pasti berhitung untung rugi, dari mana biayanya, dari mananya mungkin uang (sisa) kemarin dari sponsor tinggal berapa lagi. Makannya sekarang lebih baik KLB dulu. Setelah KLB baru dibentuk lagi (PT LIB) yang jelas," katanya. (Cipta Permana).

Baca juga: Usai Asah Skill di Eropa, 3 Pemain Muda Ini Kembali Gabung Perkuat Persib Bandung

 

Baca berita Tribuncirebon.com lainnya di GoogleNews

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved