Gempa Bumi Cianjur

Rencana Operasi SAR Hari Keempat Gempa Bumi Cianjur, Cari 40 Orang, Termasuk Rombongan Guru TK

Masih ada 40 orang yang dinyatakan hilang dan hingga kini belum ditemukan.

Editor: taufik ismail
Kompas.Com/Kompas/Priyambodo
Kawasan yang diterjang longsor di Jalan Raya Cipanas-Puncak, Cianjur. Petugas masih mencari korban di titik ini, Kamis (24/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian dan evakuasi terhadap 40 orang warga yang masih dilaporkan hilang pascagempa bumi 5,6 SR di Kabupaten Cianjur.

Pencarian hari keempat atau Kamis (24/11/2022) ini dimulai briefing kekuatan personel, SOP, dan petunjuk kerja di Posko SAR Gabungan yang terletak di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang.

Kepala Kantor SAR Bandung selaku SAR Mission Coordinator, Jumaril, menyebut berdasarkan hasil evaluasi dan briefing rencana operasi SAR hari ini akan dibagi menjadi 2 worksite dan 2 shift yaitu Worksite A dan Worksite B serta assesmen SAR di 12 kecamatan terdampak.

Worksite yakni di Warung Sate Shinta, dengan Shift 1 sebanyak 153 Personil plus 5 Search Dog, sedangkan Shift 2 sebanyak 157 Personil plus 4 Personil Technical Search (Life Detector).

Worksite B dilakukan di Desa Cijedil, RT 3 RW 1, Kecamatan Cugenang, dengan Shift 1 sebanyak 147 personel plus 4 Personil Technical Search (Life Detector), kemudian Shift 2 sebanyak 149 personel plus 4 Search Dog.

"Assessment search and rescue di 12 kecamatan oleh 264 personel untuk memastikan tidak ada korban yang perlu evakuasi," kata Jumaril melalui siaran digitalnya.

Target pencarian hari ini yaitu menemukan korban di kedua worksite tersebut dan memastikan bahwa di 12 kecamatan terdampak sudah tidak ada lagi yang perlu dievakuasi. 

Setiap unit diharapkan dapat melaksanakan aksi pencarian dan pertolongan pada worksite yang telah ditentukan.

Setiap unit juga melakukan pengecekan wilayah terdampak gempa apabila menerima informasi ada yang memerlukan bantuan pencarian dan pertolongan selanjutnya.

"Jika korban ditemukan akan dievakuasi ke RSUD Cianjur menggunakan ambulans dari pihak desa," katanya.

Ia mengatakan status korban update terbaru dari data posko utama dinyatakan bahwa warga terdampak yang mengalami luka sebanyak 2.043 orang, mengungsi sebanyak 61.908 orang, meninggal dunia sebanyak 271 orang yang telah teridentifikasi, dan yang dalam pencarian 40 orang.

"Total yang dievakuasi, yang meninggal dunia 37 orang dan yang selamat 2 orang," katanya.

Kekuatan personel per 24 November pukul 07.00 WIB sebanyak 1.217 personel.

Alat utama yang digunakan antara lain  7 Unit Truk Personil, 3 Unit Rescue Truck, 4 Unit Rescue Compartment, 6 Unit Rescue Car Double Cabin, 2 Unit Excavator PUPR, 4 Unit Motor Trail, 1 Unit Drone, 5 Unit Palsar Ekstrikasi, 4 Set Palsar CSSR (Collapse Structure Search and Rescue) pertolongan di medan reruntuhan, 2 Set Alkom, 3 Set alat Evakuasi, 2 Unit Tenda Posko, 1 Unit Tenda Peralatan, 1 Unit Tenda Medis dan 1 Unit Pal Medis.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved