Gempa Bumi
Warga Kampung Munjul Menjerit Histeris, Anak-anak Terluka Karena Gempa: Ambulans Mana
Gempa bumi magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur merusak sejumlah fasilitas umum, perkantoran dan sejumlah rumah warga.
TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Gempa bumi magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur merusak sejumlah fasilitas umum, perkantoran dan sejumlah rumah warga.
Adapun gempa bumi yang membuat histeris warga Cianjur itu terjadi pada pukul 13.21 WIB, Senin (21/11/2022).
Video yang memperlihatkan kerusakan mulai tersebar di lini masa aplikasi perpesanan dan media sosial.
Salahsatunya di Kampung Munjul, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, sejumlah warga menangis histeris di luar rumah.
Baca juga: Tangisan Warga Cianjur Usai Gempa Besar, Mereka Meminta Pertolongan, 14 Orang Dilaporkan Meninggal
Terekam dalam video tersebut tangisan anak dan ibu-ibu yang tengah terduduk memangku anak-anaknya.
"Ambulans mana Ambulans ya Allah ya Rabbi," ucap warga yang merekam situasi di Kampung Munjul.
Terlihat sejumlah bangunan di kampung tersebut porak poranda akibat dasyatnya guncangan gempa bumi.
Sayup-sayup teriakan histeris warga lain terdengar.
"Ya Allah, ya Allah," teriak salah satu warga.
Beberapa warga panik lantaran salah satu tetangganya disebutkan masih terjebak di dalam rumah yang roboh
"Itu pamajikan si Sarif can kaluar (Itu istrinya Sarif belum keluar)," ucap seorang ibu menunjuk ke arah reruntuhan bangunan.
Di sisi lain, sejumlah emak-emak terlihat duduk di jalanan sambil memangku anak-anak.
Tangisan mereka pecah, pandangan mereka seperti kebingungan.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,6.
BMKG pun menyatakan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,86° LS ; 107,01° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, pada kedalaman 11 km.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Suasana-setelah-gempa-bumi-di-Kampung-Munjuls.jpg)