Kasus Bullying Anak SMP di Bandung
Akun Ridwan Kamil Diserbu Netizen: Usut Tuntas Kasus Bullying Anak SMP di Bandung
Akun Instagram Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat diserbu netizen minta usut tuntas kasus bullying atau perundungan anak SMP di Kota Bandung.
Penulis: dedy herdiana | Editor: dedy herdiana
TRIBUNCIREBON.COM - Akun Instagram Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat diserbu netizen minta usut tuntas kasus bullying atau perundungan anak SMP di Kota Bandung.
Kasus aksi bullying yang diduga dialami anak SMP di Bandung ini ramai jadi sorotan, setelah videonya viral di media sosial pada Jumat 18 November 2022.
Dikabarkan korban perundungan atau bully itu langsung pingsan dan sempat dibawa ke rumah sakit terdekat di Kota Bandung.

Baca juga: Geger Video Bullying Anak SMP di Bandung, Kepala Korban Ditendang, Dipukul hingga Pingsan
Keluarga korban pun sangat mengkhawatirkan kondisi psikis anaknya, bila masalah tersebut tidak diselesaikan dengan baik.
Kini akun Instagram Gubernut Jabar, Ridwan Kamil diserbu netizen yang memintanya untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Di antaranya permintaan pengusutan tuntan kasus bullying itu dikirim oleh akun oalahnera.
"Pak tolong usut tuntas kasus pembullyan di SMP Plus ********, Pak. Tolong dengan sangat. Sedih sekali melihat korban bullying dipukuli kepalanya sampai pingsan begitu & ternyata sudah berulang kali. Pelaku bullying sangat membahayakan siswa lain, Pak. Tolong korban siswa tersebut, Pak. Hatur nuhun," tulis oalahnera.
Permintaan serupa juga dikirimkan oleh akun onlyonepvrt.
"Malam Pak, mau minta tolong untuk dibantu follow up lebih lanjut terkait bullying di SMP Plus ********, Bandung, Jawa Barat. Sudah sampe kekerasan fisik ini Pak. Terima kasih https://twitter.com/salmandoang/status/1593581277072232450?s=46&t=N2e1C__dgJgrVz5utrZKuA," tulis akun onlyonepvrt.
Begitu juga yang dikirimkan oleh akun ind_ah6905.
"Assalamualaikum pak, tolong usut kasus bullying di salah satu SMP Bandung, pelaku harus di kasih hukuman, jgn pandang bulu, jgn ada kata damai, harus usut tuntas, mau pelaku anak pejabat ATW petinggi harus di usuttttt," tulis akun ind_ah6905.

Baca juga: Detik-detik Anak SMP di Bandung Korban Bullying Pingsan Setelah Dihajar Temannya di Kelas
Sebelumnya diberitakan rekaman video yang menunjukkan aksi bullying atau perundungan terhadap seorang anak SMP di Bandung viral pada Jumat, 18 November 2022.
Dikabarkan korban perundungan atau bully itu langsung pingsan dan sempat dibawa ke rumah sakit terdekat di Kota Bandung.
Terlihat dalam video viral yang berdurasi 20 detik tersebut, korban perundungan tersebut langsung jatuh setelah kepalanya ditendang dan dipukul oleh temannya dari belakang.
Video tersebut diunggah oleh akun Twitter @Salmandoang, sekitar pukul 19.25 WIB, Jumat (18/11/2022).
Dalam video itu terlihat, mulanya korban yang mengenakan seragam olahraga sedang duduk di bangku kelas bagian depan.
Lalu oleh temannya dari belakang dipakaikan helm, dan beberapa saat kemudian langsung menjadi sasaran aksi kekerasan.
Pelaku dari arah belakang langsung menendang dan memukul kepala korban yang sudah memakai helm.
Saat itu korban hanya diam saja tetap menghadap ke depan.
Namun mungkin karena kerasnya tendangan dan pukulan, korban pun akhirnya jatuh dari kursi ke arah kanan.
Diduga korban langsung pingsan dan kabarnya langsung dibawa ke rumah sakit.
Saat kejadian berlangsung, tampak di video, murid-murid lain hanya diam.
Bahkan ada yang membantu aksi pelaku, hingga ada pula yang menetawakannya.
Menurut Salman, tindakan bullying tersebut terjadi di sekolah SMP Plus B*****, Bandung.
“Kejadian siang ini pada jam sekolah, korban adalah keluarga kawan saya,” tulisnya
“Dilarikan ke RS setelah pingsan @disdik_bandung @RESTABES_BDG,” sambungnya.
Salman pun menampilkan percakapan terakhir bersama paman korban berinisial J. Ia bertanya pada J bagaimana kondisi terkini sang bocah SMP.
“Baru keluar RS, Man, tadi habis di rontgen kepalanya,” kata J.
J menyebutkan bahwa menurut dokter, kondisinya tidak membahayakan. Namun ia lebih khawatir terhadap kondisi psikis korban.
“Tapi gue jauh lebih khawatir kesehatan mentalnya dia, dan ini temen sekelasnya, tiap hari dia pasti ketemu,” tulis J yang pesannya diunggah Salman.
Pantauan Tribuncirebon.com, video yang diunggal Salman di Twiiternnya itu telah ditonton 906 ribu kali dan mendapat 15 ribu Retweets.
Hingga kabar ini diberitakan, Tribuncirebon.com masih berupaya untuk mendapatkan konfirmasi dari pihak sekolah dan sejumlah pihak berwenang lainnya.
Namun masih berdasarkan unggahan Salman, kabarnya hingga kemarin Jumat (18/11) pihak sekolah belum ada yang memberikan keterangan.
Rencananya pihak keluarga korban akan mendatangi pihak sekolah pada Senin (21/11/2022). (*)
Baca berita Tribuncirebon.com lainnya di GoogleNews