Sejarah Haloween, Identik dengan Kostum Hantu, Ternyata Berawal dari Hari Libur Kristen
Simak sejarah Haloween yang kerap dirayakan di negara-negara besar di dunia.
Penulis: Sartika Rizki Fadilah | Editor: Mutiara Suci Erlanti
TRIBUNCIREBON.COM - Simak sejarah Haloween yang kerap dirayakan di negara-negara besar di dunia.
Haloween identik dengan pakaian atau atribut yang mirip dengan setan atau hantu yang menyeramkan.
Halloween adalah perayaan yang dilakukan di banyak negara pada tanggal 31 Oktober, menjelang hari raya Kristen Barat Hari Semua Hallows.
Halloween memulai perayaan Allhallowtide, waktu dalam tahun liturgi yang didedikasikan untuk mengingat orang mati, termasuk orang-orang kudus (hallows), para martir, dan semua orang yang telah meninggal.
Satu teori menyatakan bahwa banyak tradisi Halloween dipengaruhi oleh festival panen Celtic, khususnya festival Gaelik Samhain, yang diyakini memiliki akar pagan.
Beberapa melangkah lebih jauh dan menyarankan bahwa Samhain mungkin telah dikristenkan sebagai Hari Semua Hallow, bersama dengan malamnya, oleh Gereja awal.
Akademisi lain percaya Halloween dimulai semata-mata sebagai hari libur Kristen, menjadi peringatan Hari Semua Hallow.
Dirayakan di Irlandia dan Skotlandia selama berabad-abad, imigran Irlandia dan Skotlandia membawa banyak kebiasaan Halloween ke Amerika Utara pada abad ke-19.
Kemudian melalui pengaruh Amerika, Halloween telah menyebar ke negara lain pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21.
Kegiatan Halloween yang populer termasuk trick-or-treating (atau penyamaran dan souling terkait), menghadiri pesta kostum Halloween, mengukir labu menjadi jack-o'-lantern.
Ada juga yang menyalakan api unggun, apel bobbing, permainan ramalan, bermain pranks, mengunjungi atraksi angker, menceritakan cerita menakutkan, dan menonton film horor atau bertema Halloween.
Beberapa orang mempraktikkan ketaatan agama Kristen pada Malam Semua Hallow, termasuk menghadiri kebaktian gereja dan menyalakan lilin di kuburan orang mati,[26][27][28] meskipun itu adalah perayaan sekuler untuk orang lain.
Beberapa orang Kristen secara historis berpantang daging pada All Hallows' Eve, sebuah tradisi yang tercermin dalam makan makanan vegetarian tertentu pada hari peringatan ini, termasuk apel, panekuk kentang, dan kue jiwa.
Baca juga: Fakta Itaewon Lokasi Tragedi Pesta Haloween, Pusat Muslim Korea Selatan, Surga Bagi Orang Indonesia
Sejarah Halloween
Kata Halloween atau Hallowe'en ("Malam Orang Suci") berasal dari Kristen; istilah yang setara dengan "All Hallows Eve" dibuktikan dalam bahasa Inggris Kuno.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Ini-Sejarah-Haloween-Ternyata-Berawal-dari-Hari-Libur-Kristen.jpg)