Tak Disangka, Ayah Brigadir J Maafkan Perbuatan Bharada E Tapi Proses Hukum Berjalan
Samuel Hutabarat mengaku sudah memaafkan kesalahan dari Bharada E atau Bharada Richard Eliezer.
Penulis: Sartika Rizki Fadilah | Editor: dedy herdiana
TRIBUNCIREBON.COM - Siapa sangka ayah Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Samuel Hutabarat mengaku sudah memaafkan kesalahan dari Bharada E atau Bharada Richard Eliezer.
Alasan lain yang membuat Samuel Hutabarat luluh ialah karena Bharada E sudah mengakui seluruh perbuatanya.
Kendati demikian, ayah dari Brigadir J tersebut mengatakan jika proses hukum akan tetap berjalan.
"Kami dari orang tua almarhum memang selalu diajarkan selaku umat beragama, apalagi Eliezer mengaku kesalahannya. Apabila kita tidak memaafkan seseorang yang sudah mengakui kesalahannya, itu berarti kita sudah bersalah juga," kata Samuel Hutabarat dikutip dari Kompas TV.
"Oleh karena itu kami memaafkan Eliezer, tapi kita ikuti terus proses hukum yang berjalan," lanjutnya.
Di samping itu, ia pun memaklumi posisi Bharada E yang terlibat dalam rencana pembunuhan sang anak, Brigadir J.
Seperti yang diketahui, Bharada E diperintah oleh atasannya, Ferdy Sambo untuk menembak dan menghabisi nyawa Brigadir J.
"Dalam hal ini kami memaklumi posisi RE dalam peristiwa itu. RE kan yang diperintah oleh atasannya untuk menghabisi nyawa almarhum Josua," ucap Samuel.
Sebelumnya, Richard Eliezer alias Bharada E menyampaikan permintaan maaf dan menyesali perbuatannya menembak Brigadir J hingga tewas.
Penyesalan itu disampaikan saat Bharada E selaku terdakwa menjalani sidang perdana kasus dugaan pembunuhan Brigadir J, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2022).
Sebagai informasi, dalam perkara kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J, Bharada E jadi satu-satunya terdakwa yang mendapat justice collaborator yakni saksi pelaku yang bukan pelaku utama yang bekerja sama dengan penegak hukum untuk membantu pengungkapan kasus.
Baca juga: Ferdy Sambo Katakan Skenario Dibuat untuk Selamatkan Bharada E, Penasihat Hukum: Malah Menghancurkan
Bharada E Menyesal Tembak Brigadir J: Saya Tidak Mampu Menolak Perintah Jenderal
.Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E mengungkapka penyesalannya atas insiden penembakan yang menewaskan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada 8 juli 2022 lalu.
Bharada E yang menjadi eksekutor untuk menembak Brigadir J mengaku menyesal atas perbuatannya itu.
Dia mengatakan bahwa dirinya tidak bisa melawan arahan Ferdy Sambo yang saat itu berpangkat Irjen dan merupakan atasannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Dua-Tembakan-Terakhir-Bharada-E-dari-Jarak-Dekat-Diduga-Mengakibatkan-Brigadir-J-Tewas.jpg)