Tragedi Arema vs Persebaya
Tagar Iwan Bule Out dan Tanda Tangani Petisi Trending di Twitter, Sudah 5 Ribuan yang Tanda Tangan
Ketua Umum PSSI, Mochamad Irawan atau Iwan Bule ramai menjadi sorotan publik, imbas tragedi Kanjuruhan yang menelan korban jiwa ratusan suporter.
Penulis: dedy herdiana | Editor: dedy herdiana
Salam
Ete
Iwan Bule tolak mundur
Sementara itu Iwan Bule menegaskan untuk menolak mundur sebagai Ketua PSSI.
Menurutnya, penolakan tersebut adalah bentuk tanggung jawab darinya atas Tragedi Stadion Kanjuruhan.
"Bentuk pertanggungjawaban saya adalah seperti sekarang (di Malang). Ini bentuk pertanggungjawaban saya sebagai Ketua Umum (PSSI)," ujarnya pada Selasa (4/10/2022) dikutip dari Kompas.com.
Iwan juga menganggap ketika dia memilih mundur maka menurutnya sama dengan lari dari tanggung jawab.
Ia pun memastikan akan mengawal pengusutan tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan hingga tuntas.
"Saya kalau mau lepas tanggung jawab di Jakarta saja. Ini saya namanya mengunjungi, menunggui anggota gitu ya. (Saya berada) di Malang sampai selesai," tuturnya.
Sembari tertawa, ia pun mengucapkan salam bagi netizen.
"Salam buat netizen ya (sambil tertawa)," tambahnya.
Terkait tragedi ini, PSSI telah memberikan sanksi kepada Arema FC yaitu denda Rp 250 juta, dilarang menggelar laga kandang di Malang, dan tidak boleh dihadiri oleh penonton.
Selain itu, manajemen Arema FC juga ada yang terkena sanksi yaitu Ketua Panpel Abdul Haris serta Security Officer Arema FC Suko Sutrisno.
Mereka disanksi dengan dilarang aktif di dunia sepakbola seumur hidup. (Tribuncirebon.com/Kompas.com)