161 TKW Nyaris Dikirim Ke Arab Saudi Secara Unprosedural, 3 Orang Berasal Dari Indramayu
Sebanyak 161 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW nyaris dikirimkan secara unprosedural ke negara Arab Saudi.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebanyak 161 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW nyaris dikirim secara unprosedural ke negara Arab Saudi.
Dari 161 orang tersebut tiga di antaranya berasal dari Kabupaten Indramayu.
Mereka berhasil diselamatkan berkat kolaborasi lintas sektoral yang dibentuk pemerintah.
Kabar penyelamatan tersebut disampaikan Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu Erpin Marpinda kepada Tribuncirebon.com.
Kata Erpin Marpinda, tiga warga Indramayu yang berhasil diselamatkan itu masing-masing adalah Darmini warga Desa/Kecamatan Kertasemaya, Karlina warga Desa Purwajaya Kecamatan Krangkeng, dan Isa Desa Pabean Udik Kecamatan Indramayu.
"Dipimpin Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan didampingi oleh personil kepolisian, alhamdulilah berhasil melakukan pencegahan pengiriman 161 PMI Non Prosedural," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (5/10/2022).
Erpin Marpinda menyampaikan, ratusan TKW tersebut dikirim ke timur tengah untuk dipekerjakan sebagai asisten rumah tangga.
Namun, pengiriman mereka dilakukan secara unprosedural atau tidak melalui penyaluran resmi.
Dalam hal ini, pemerintah daerah sudah melakukan penjemputan khususnya terhadap 3 warga Indramayu yang ikjt menjadi korban.
Mereka sudah dipulangkan ke rumah masing-masing.
"Kami sudah menjemput ke 3 PMI Non Prosedural tersebut di Dinsos Provinsi Jawa Barat, dan dipulangkan ke rumahnya masing-masing," ujar dia.
Pada kesempatan itu, pemerintah daerah juga memberikan bantuan kepada 3 Calon TKW tersebut dan diharapkan bisa bermanfaat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Pemda-saat-membantu-pemulangan-3-warga-Indramayu-yang-nyaris-dikirimkan-secara-unprosedurall.jpg)