Breaking News:

Tragedi Arema vs Persebaya

Daftar Nomor Telepon untuk Cari Informasi Tentang Korban Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Inilah daftar nomor telepon yang dapat dihubungi jika anda ingin mencari informasi korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

(SURYA/Purwanto)
Suporter Arema FC, Aremania membopong korban kericuhan sepakbola saat laga antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Inilah daftar nomor telepon yang dapat dihubungi jika anda ingin mencari informasi korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan 

TRIBUNCIREBON.COM- Inilah daftar nomor telepon yang dapat dihubungi jika anda ingin mencari informasi korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Jawa Timur.

Sejumlah dinas terkait baik di Kota Malang dan Kabupaten Malang membuka layanan informasi korban kerusuhan di Stadion kanjuruhan setelah laga Arema FC vs Persebaya pada Sabtu 1 Oktober 2022 kemarin.

Mereka memberikan nomor telepon yang dapat dihubungi para keluarga korban kerusuhan di Stadion kanjuruhan, seperti:


Pemerintah Kota Malang lewat call center layanan darurat di 112 dan BPBD Kota Malang di nomor 0821-4040-3223.

Posko yang dibuka selama 24 jam ini berdiri di Halaman Balai Kota Malang, Jalan Tugu nomor 1.

Bagi masyarakat di Kabupaten Malang dapat menghubungi Dinas Kesehatan di nomor 0858-6161-6109 (layanan telepon atau WhatsApp) atau 0341-391621 (layanan telepon).

Update jumlah korban

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak memberikan update terkait jumlah korban  kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.

 
Emil menyebut ada 131 orang dinyatakan meninggal dunia akibat kejadian ini.

Data tersebut berasal dari laporan BPBD Provinsi Jawa Timur.

Aremania ricuh di Stadion Kanjuruhan, buntut kekalahan Arema FC atas Persebaya Surabaya 2-3, Sabtu (1/10/2022) malam.
Aremania ricuh di Stadion Kanjuruhan, buntut kekalahan Arema FC atas Persebaya Surabaya 2-3, Sabtu (1/10/2022) malam. (SURYAMALANG.COM/Purwanto)

"Di mana per 10.30 WIB itu angkanya menjadi 131 meninggal dunia," kata Emil dikutip dari siaran langsung Breaking News KompasTV, Minggu (2/10/2022).

Emil melanjutkan, ada 284 orang menderita luka-luka dengan rincian 31 orang luka berat dan 253 orang luka ringan.

Para korban luka mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit yang tersebar di Provinsi Jawa Timur.

"Ada delapan rumah sakit yang menjadi rujukan," katanya.

Emil juga meminta kepada keluarga korban untuk mencari informasi terkait kondisi korban ke posko terdekat.

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan/Milani Resti Dilanggi)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved