Kamis, 16 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Begal Muncul di Jalan Lingkar Timur Kuningan, Camat Cilimus Lakukan Hal Ini

Cece mengaku akan melakukan kerjasama dengan semua kepala desa se - Kecamatan Cilimus dan juga melakukan koordinasi dengan wilayah Camat Cigandamekar.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Machmud Mubarok
Kondisi Jalur Lingkar Timur Kuningan saat malam hari tanpa penerangan jalan umum. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kemunculan aksi begal yang menyebabkan pengguna kendaraan di Jalan Lingkar Timur Kuningan menjadi korban, mendapat tanggapan dari Camat Cilimus, Cece.

"Adanya begal itu saya tidak tahu, emang info update kapan? Nanti saya akan koordinasi dengan Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan), baik Kapolsek atau Pak Dandim Cilimus," kata Camat Cilimus saat dikonfirmasi tadi melalui sambungan selulernya, Selasa (27/9/2022).

Menurut Cece, dari informasi yang diperolehnya, kejadian itu berada di lokasi perbatasan antara Kecamatan Cilimus dan Kecamatan Cigandameker. Selain itu juga, untuk Kecamatan Cigandamekar itu belum ada Mapolsek dan Makoramil dan  masih gabung dalam wilayah hukum Polsek Cilimus dan Koramil Cilimus 1510.

"Iya, bentuk koordinasi ini kami lakukan. Karena di Kecamatan Cigandamekar belum ada Polsek dan Koramil. Wilayah itu masih pembinaan daripada Polsek Cilimus dan Koramil Cilimus juga," katanya.

Baca juga: Jalan Lingkar Timur Kuningan Tidak Hanya Rawan Begal, Tokoh Pengusaha UMKM Cigandameker Ungkap Ini

Cece mengaku akan melakukan kerjasama dengan semua kepala desa se - Kecamatan Cilimus dan juga melakukan koordinasi dengan wilayah Camat Cigandamekar.

"Iya, koordinasi juga kami akan dilakukan dengan kades - kades di Kecamatan Cilimus dan dengan Camat Cigandameker juga," katanya.

Tindakan ini, kata Cece tidak lain sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan terhadap aksi kekerasan yang membahayakan warga sekitar.

"Upaya pencegahan agar tidak ada aksi tidak baik, kami akan menyerukan pamong desa dengan menjalankan kembali tugas keamanan di lingkungan masyarakat. Apalagi di setiap desa itu ada Satgas sebagai sarana untuk menjaga ketertiban lingkungan," katanya.

Jalur Lingkar Timur Kuningan_4
Jalur Lingkar Timur Kuningan menjadi jalur alternatif bebas hambatan untuk menuju Kota Kuningan dengan lebih cepat.

Berita sebelumnya, Jalan Lingkar Kuningan Timur masih dianggap rawan begal. Hal itu menyusul dengan insiden pembegalan yang menimpa warga Desa Cibuntu, Kecamatan Cigandameker, Kuningan,

"Pengalaman pahit seumur hidup, saudara saya Ahmad Fauzi (36) itu menjadi korban begal. Motor dan sejumlah surat penting serta barang berharga di ambil paksa dari dompet miliknya," ungkap Wahyu saat menceritakan kejadian yang di alami saudara atas tindakan begal tersebut, Selasa (27/9/2022).

Dia menerangkan, kejadian pembegalan itu berlangsung sekitar Rabu (20/ 9/2022) malam. Saat itu, korban tengah melintas di Jalan Lingkar Timur Kuningan dan berhenti simpang empat lampu merah Desa Panawan.

"Pada waktu berhenti akibat stopan lampu merah, korban di pepet pemotor berboncengan. Dari situ, pemotor tak dikenal di duga begal ini menodongkan pisau dan menusukkan ke bagian lengan kanan," katanya.

Sesaat setelah terjadi aksi kekerasan dengan menggunakan senjata tajam, korban langsung melakukan bela diri hingga terjadi bentrok. Namun saat bersamaan tadi, dua teman begal datang dan melakukan penyerangan dengan membabi buta, hingga barang berharga termasuk unit motor matic korban dibawa kabur begal.

"Setelah kejadian menimpa korban, korban langsung menelpon orang rumah dan kini korban menjalankan perawatan kesehatan di rumah," katanya.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved