Ada KRI Dewaruci di Cirebon, Ayo Lihat-lihat Dalamnya Kapal Cuma 2 Hari & Gratis, Ini Jadwal Bukanya

Jangan lewatkan untuk datang, sang legenda KRI Dewaruci milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) bersandar di Pelabuhan Cirebon

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
KRI Dewaruci milik TNI AL yang bersandar di Pelabuhan Cirebon, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jumat (23/9/2022). Kapal tersebut bakal menggelar openship selama dua hari ke depan dan dimulai Sabtu (25/9/2022) besok. 

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jangan lewatkan untuk mendatanginya, sang legenda KRI Dewaruci milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) bersandar di Pelabuhan Cirebon, Jumat (23/9/2022).

Kadispenal, Laksma TNI Julius Widjojono, mengatakan KRI Dewaruci bersandar di Pelabuhan Cirebon hingga Minggu (25/9/2022), dan Openship dimulai hari ini, Sabtu (24/9/2022) yang dimeriahkan bazar pameran dan gratis.

Openship itu dibuka sesi pertama bagi kalangan pelajar, dan sesi dua untuk masyarakat umum. Sehingga bisa menjadi agenda piknik liburan di akhir pekan ini bagi warga Cirebon.

KRI Dewaruci yang bersandar di Pelabuhan Cirebon, Senin (1/3/2021).
KRI Dewaruci yang bersandar di Pelabuhan Cirebon, Senin (1/3/2021). (Ahmad Imam Baehaqi/Tribuncirebon.com)

Pihaknya juga mengharapkan masyarakat Cirebon dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk belajar dan mengenal lebih dekat KRI milik TNI AL, sehingga menggugah semangat sebagai bangsa maritim.

Ia memastikan, openship tersebut tidak dipungut biaya sepeser pun atau gratis, sehingga masyarakat Cirebon dan sekitarnya dipersilakan untuk mengunjungi KRI Dewaruci secara langsung.

Kedatangan kapal layar tipe Barquentine tersebut, tampak disambut para prajurit Pangkalan TNI AL (Lanal) Cirebon, dan perwakilan kepolisian, Pemkot Cirebon, serta lainnya.

Kapal yang dibuat di Jerman pada 1953 tersebut, dijuluki sebagai Sang Legenda, karena merupakan satu-satunya kapal tipe Barquentine di dunia.

Tiga tiang utama KRI Dewaruci berukuran cukup besar, dan masing-masing diberi nama Bima, Arjuna, dan Yudhistira. Selain itu, tiang-tiang itu dihiasi ukiran dan kata-kata berbahasa Jerman.

Baca juga: KISAH Tiga Tiang Utama KRI Dewaruci yang Beredar di Masyarakat Dipercaya Baik Buat Ibu Hamil Jika. .

Baca juga: Mitos Tiga Tiang KRI Dewaruci, Katanya Kalau Wanita Hamil Foto Dekat Tiang Arjuna, Bayinya Ganteng

Bahkan, bendera berbagai negara juga tampak menghiasi bentangan layar KRI Dewaruci. Sang Saka Merah Putih berukuran besar berkibar di bagian belakang kapal.

Kini, KRI Dewaruci merupakan kapal latih bagi taruna atau kadet Akademi Angkatan Laut (AAL) yang berbasis di Surabaya.

Setiap tahunnya, kadet AAL berlayar menggunakan KRI Dewaruci ke berbagai belahan dunia untuk berlatih pelayaran bintang atau disebut Kartika Jala Krida. 

Karenanya, tidak heran jika KRI Dewaruci disebut sebagai kapal legendaris yang menjadi rahim bagi seluruh perwira TNI AL.

Kadispenal, Laksma TNI Julius Widjojono, mengatakan, kedatangan KRI Dewaruci ke Pelabuhan Cirebon merupakan rangkaian Ekspedisi Kejayaan Maritim Nusantara.

Menurut dia, ekspedisi yang dilaksanakan mulai 22 September - 11 Oktober 2022 tersebut bertujuan untuk mengungkap sejarah kejayaan maritim di Indonesia.

"Kami berangkat dari Jakarta, dan Cirebon merupakan kota pertama yang disinggahi KRI Dewaruci dalam ekspedisi ini," kata Julius Widjojono saat ditemui di Pelabuhan Cirebon, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jumat (23/9/2022).

Ia mengatakan, dari Cirebon KRI Dewaruci akan berlayar ke Tegal, Semarang, Salatiga, Juwan, Rembang, Gresik, Surabaya, Pacitan, Jogjakarta, Cilacap, Pangandaran, dan kembali ke Jakarta.

Selain itu, ekspedisi maritim juga bertujuan untuk menggali potensi dan sumber daya maritim, serta sejarah TNI AL di daerah-daerah yang dilintasi KRI Dewaruci.

Pihaknya berharap, ekspedisi itu dapat mengungkap sejarah, potensi, dan kejayaan maritim yang dahulu dicapai Indonesia, khususnya pada zaman Majapahit atau Sriwijaya.

"Situs-situsnya juga masih ada, sehingga dapat dimanfaatkan para generasi muda dan berdampak positif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Julius Widjojono.

KRI Dewaruci saat bersandar di Pelabuhan Cirebon, Senin (1/3/2021).
KRI Dewaruci saat bersandar di Pelabuhan Cirebon, Senin (1/3/2021). (Ahmad Imam Baehaqi/Tribuncirebon.com)

Julius menyampaikan, KRI Dewaruci akan bersandar di Pelabuhan Cirebon hingga Minggu (25/9/2022), dan bakal menggelar openship mulai besok yang dimeriahkan bazar pameran.

Openship itu dibuka untuk sesi pertama mulai pukul 08.00 WIB - 12.00 WIB yang dikhususkan bagi kalangan pelajar, dan sesi dua untuk masyarakat umum mulai pukul 13.00 WIB - 16.00 WIB.

Diharapkan, masyarakat Cirebon dapat memanfaarkan momentum tersebut untuk belajar dan mengenal lebih dekat KRI milik TNI AL, sehingga menggugah semangat sebagai bangsa maritim.

Ia memastikan, openship tersebut tidak dipungut biaya sepeser pun atau gratis, sehingga masyarakat Cirebon dan sekitarnya dipersilakan untuk mengunjungi KRI Dewaruci secara langsung.

"Ini kunjungan ketiga KRI Dewaruci ke Cirebon, pertama pada 2017 dan kedua tahun lalu. Namun, dalam kunjungan sebelumnya latihan pelayaran bintang oleh kadet AAL," kata Julius Widjojono.

Ia juga mengakui Cirebon mempunyai sejarah maritim yang cukup panjang, termasuk peristiwa heroik pertempuran KRI Gajah Mada melawan kapal perang Belanda pada 5 Agustus 1947.

Kala itu, KRI Gajah Mada karam setelah bagian mesinnya tertembak torpedo kapal penjajah Belanda dan Kapten Samadikun yang berada di kapal itu gugur dalam pertempuran tersebut.

"Makam Kapten Samadikun ada di Cirebon, bahkan ada monumen KRI Gajah Mada dan museum sejarahnya yang menjadi potensi wisata maritim," ujar Julius Widjojono. (Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

 

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved