Breaking News:

Hasil Gelar Perkara Kecelakaan Maut di Jalan RA Kosasih, Sopir Mobil XPander Jadi Penyebab Tabrakan

Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Sukabumi Kota, menggelar gelar perkara internal kasus kecelakaan maut

Editor: Machmud Mubarok
Tribunjabar.id/Dian Herdiansyah
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Jajat Munajat. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Sukabumi Kota, menggelar gelar perkara internal kasus kecelakaan maut di jalan RA Kosasih Sukabumi, Jumat (23/9/2022).

Kecelakaan tersebut, melibatkan mobil Xpander silver bernomor polisi F 1349 OJ menabrak Angkot Suraja - Kota Sukabumi bernomor polisi F 1959 TZ, hingga tiga orang meninggal dunia.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Jajat Munajat mengatakan, pihaknya saat ini melaksanakan tahap penyelidikan tentang kejadian perkara kecelakaan yang terjadi Kamis (22/9/2022) tepatnya pukul 10.00 depan pesona Cibeureum.

"Kami juga melaksanakan tahapan berikutnya yaitu gelar perkara secara interen untuk menentukan dan merumuskan segala sesuatu yang kami lakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," ujarnya, kepada Tribunjabar.id, Jumat (23/9/2022).

"Sehingga disamping kami berdasarkan bukti-bukti, kami juga komunikasi dan bekerjasama dengan rekan-rekab dari pihak kepolisian unit lantas, agar hasil olah tkp kami sesuai dengan fakta dan tentunya bukti yang sebenarnya," tutur Ajat.

Baca juga: Kronologi Xpander Tabrak Angkot, Kecelakaan Terekam CCTV, Sopir Hingga Pedagang Cakwe Tewas

Baca juga: Begini Penampakan Mobil Xpander dan Angkot yang Bertabrakan di Sukabumi, Tukang Cakue Ikut Tewas

Hasil dari gelar perkara tersebut kata Ajat, mengarah kepada penyebab terjadinya kecelakaan lalulintas. 

"Hasil perkara barusan, bahwa penyebab kecelakaan kami sudah tentukan barusan, yaitu dari pengemudi minibus Mitsubitsi Xpander yaitu penyebab kecelakaan," jelas Jajat.

"Kemudian juga posisi yang kurang menguntungkan sudah secara otomatis, dia penyebab berarti dia yang kurang menguntungkan," ucapnya.

Jajat menerangkan, penyebab kecelaan pengemudi Xpander berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, barang bukti dan saksi-saksi saat terjadinya kecelakaan. 

"Sesuai dengan olah TKP, pertama adalah kendaraan yang digunakan, baik oleh yang diduga kurang menguntungkan atau penyebab kecelakaan maupun yang jadi korban pengendra angkot," terangnya.

"Selain itu juga ada bukti cctv yang sudah kami amankan sebagai bukti pendukung kami," tambahya.

Kemudian keterangan para saksi yang saat itu berada di sekitaran lokasi, diantaranya, Anda saat berada di lokasi, Indra saat membukakan gerbang Pesona Cibeureum penjaga gerbang dan Syamsul yang berada di sekitaran lokasi. 

"Ketiga saksi ini memlihat secara langsung terjadinya kecelakaan tersebut," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved