Breaking News:

Demo Tolak BBM Naik di Bandung, Mahasiswa Makin Banyak, Kawat Berduri di Gedung DPRD Jabar Dibongkar

Semakin sore, jumlah mahasiswa yang berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Jabar kian bertambah, Jumat (16/9/2022).

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Muhamad Syarif Abdussalam
Demo Tolak BBM Naik di Bandung, Mahasiswa Makin Banyak, Kawat Berduri di Gedung DPRD Jabar Dibongkar 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Semakin sore, jumlah mahasiswa yang berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Jabar kian bertambah, Jumat (16/9/2022).

Mereka yang demo tolak BBM naik itu datang secara bergelombang dari berbagai perguruan tinggi di Kota Bandung.

Sebagian besar massa berdiri membentuk lingkaran di Jalan Diponogoro mendengarkan rangkaian orasi.

Namun uniknya, sebagian lainnya berhasil menggeser gundukan kawat berduri sehingga mereka bisa meraih pagar kantor dewan.

Baca juga: Demo Tolak Harga BBM Naik, Mahasiswa Bandung Lempari Gedung DPRD Jabar dan Berusaha Jebol Gerbang

Ratusan mahasiswa yang berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di depan Gedung DPRD Jabar, kian memadati gerbang gedung dewan, Kamis (15/9/2022).
Ratusan mahasiswa yang berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di depan Gedung DPRD Jabar, kian memadati gerbang gedung dewan, Kamis (15/9/2022). (Tribunjabar.id/Muhamad Syarif Abdussalam)

Padahal sebelumnya, gundukan kawat berduri ini membentang dari pagar sampai badan jalan. Namun setelah digusur massa, mereka pun mulai mencopoti kawat berduri lainnya di pagar dan gerbang.

Hujan yang berkali-kali turun pun tidak menyurutkan semangat mereka. Anggota dewan pun sempat menemui pengunjuk rasa, namun sebagian besar massa menolak beraudiensi. Sebagian massa mengacungkan kartu merah sambil meniup peluit saat anggota dewan mendatangi mereka.

Sebelumnya diberitakan, gulungan kawat berduri yang menjulur dari gerbang Gedung DPRD Jabar sampai pinggiran Jalan Diponegoro mengadang para mahasiswa yang berunjuk rasa, Jumat (16/9).

Gulungan kawat berduri kali ini dibentangkan jauh lebih luas dari biasanya, setelah mahasiswa berhasil mendekat ke gerbang gedung dewan dan mengguncangkan gerbang tersebut dalam aksi serupa, Kamis (15/9).

Baca juga: Sidang Paripurna di DPRD Kuningan Kisruh, Ada Anggota yang Walk Out hingga Selebrasi Tolak BBM Naik

Namun demikian, gulungan kawat berduri ini tidak menyurutkan semangat para mahasiswa untuk berunjuk rasa menentang kenaikan harga BBM. Mereka berasal dari KAMMI, Himpunan Mahasiswa Persis, dan Himpunan Mahasiswa Muhammadiyah.

Aksi unjuk rasa ini pun membuat Jalan Diponegoro kembali ditutup. Kendaraan pun harus mengambil jalur memutar ke jalan lain di sekitarnya.

Jumlah massa pun bertambah terus, di antaranya datang dari Unisba, UPI, Unpad, Unikom, ISBI, dan perguruan tinggi lainnya. (TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved