Breaking News:

Pengambilan BLT BBM di Desa Pasirhalang Sukabumi Ricuh, Emak-emak Saling Dorong Berebut Antrean

Aksi saling dorong berebut antrean pembagian bantuan langsung tunai (BLT) BBM bersubsidi terjadi di Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Sukabumi

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Dian Herdiansyah
Tangkapan layar saat aksi saling dorong di pintu masuk tempat pembagian BLT di Desa Pasirhalang Sukaraja, Selasa (13/9/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Aksi saling dorong berebut antrean pembagian bantuan langsung tunai (BLT) BBM bersubsidi terjadi di Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Selasa (13/9/2022).

Puluhan emak-emak yang tengan antre di depan pintu masuk tempat pengambilan BLT BBM saling berdesakan memaksa masuk, hingga sempat ricuh karena terjadi aksi saling dorong.

Baca juga: 38 Ribu Lebih KPM di Kota Cirebon Terima BLT BBM, Disalurkan Mulai Bulan Ini

Video aksi saling dorong berdurasi 38 detik tersebut pun beredar luas di media sosial, terlihat kejadian bermula pintu aula tertutup, lalu dibuka oleh pejaga dari aparat desa. 

Kemudian warga yang sebagian besar ibu-ibu itu mendorong pintu hingga berdesakan. Bahkan petugas yang menjaga pintu pun sempat menghadang ibu-ibu dan mengingatkan untuk tertib masuk. 

Tangkapan layar saat aksi saling dorong di pintu masuk tempat pembagian BLT di Desa Pasirhalang Sukaraja, Selasa (13/9/2022).
Tangkapan layar saat aksi saling dorong di pintu masuk tempat pembagian BLT di Desa Pasirhalang Sukaraja, Selasa (13/9/2022). (Tribunjabar.id/Dian Herdiansyah)

Kepala Desa Pasirhalang Yusuf Poernama mengatakan, peristiwa tersebut merupakan hari pertama penyaluran BLT BBM dan BNPT dengan total Rp 500 ribu. 

Ia pun tidak menampik saat pembagian sempat adanya kericuhan dari para penerima berebut ingin saling mendahului.

"Iya betul. Sebetulnya susah ya kalau sudah berbicara dengan masyarakat. Padahal kita sudah lakukan upaya pengaturan," ujarnya, saat ditemui Tribunjabar.id, di Kantornya, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: LENGKAP! Begini Cara Cek dan Ajukan Diri Jadi Penerima BLT BBM Rp 600 Ribu, Cukup Klik Link Ini

Peornama menyebut, kericuhan itu terjadi karena antusias warga yang membludak dari empat kedusunan terdiri dari Sukaraja, Cibeureum, Tugu dan Cisero. 

"Kita sudah diatur setiap kegiatan ini, di dalam perencanaan. Pertama jam 08.00 WIB sampai jam 09.00 WIB terus lanjut dan segala macam, karena antusias banyak saya tidak mencegah pada saat warga sudah ke sini ingin saling mendahului ya apa adanya gitu, kita tidak bisa melakukan apa-apa," tuturnya.

Ada pun jumlah penerima manfaat BLT BBM dan BNPT di Desa Pasirhalang sebesar 721 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dari jumlah 2000 KPM dari yang diusulkan pihak desa. 

"Saya kira itu juga bukan rahasia lagi ke setiap daerah jadi tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh kami, oleh warga masyarakat. Sehingga dibandingkan dengan yang diusulkan itu lebih banyak yang tidak menerima daripada yang menerima," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved