Breaking News:

38 Ribu Lebih KPM di Kota Cirebon Terima BLT BBM, Disalurkan Mulai Bulan Ini

jumlah penerima BLT BBM di Kota Cirebon mencapai 38.539 KPM, dan sudah mulai disalurkan pada akhir pekan lalu melalui Kantor Pos.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Pembagian BLT BBM di Kantor Pos Cabang Cirebon, Jalan Yos Sudarso, Kota Cirebon, Senin (12/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Sebanyak 38 ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Cirebon akan menerima bantuan langsung tunai (BLT) BBM.

Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengatakan, bantuan itu merupakan progam yang digulirkan pemerintah pascaharga BBM naik.

Menurut dia, jumlah penerima BLT BBM di Kota Cirebon mencapai 38.539 KPM, dan sudah mulai disalurkan pada akhir pekan lalu melalui Kantor Pos.

"BLT BBM diberikan kepada KPM dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)," kata Agus Mulyadi saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Senin (12/9/2022).

Baca juga: CARA Cek Penerima BLT BBM September 2022, Login cekbansos.kemensos.go.id, Berikut Langkah-langkahnya

Ia mengatakan, besaran BLT BBM tersebut ialah Rp 150 ribu per bulan dan akan diberikan selama September - Desember 2022.

Namun, teknis penyalurannya per dua bulan, sehingga pada bulan ini setiap KPM akan menerima BLT BBM senilai Rp 300 ribu dari pemerintah.

Karenanya, jika ditambah BPNT senilai Rp 200 ribu maka jumlah bantuan yang akan diterima setiap KPM pada bulan ini mencapai Rp 500 ribu.

"Penyalurannya disatukan, BLT BBM September - Oktober 2022 Rp 300 ribu dan BPNT Rp 200 ribu, sehingga totalnya Rp 500 ribu," ujar Agus Mulyadi.

Agus menyampaikan, BLT BBM tahap kedua untuk November - Desember 2022 rencananya bakal disalurkan kembali pada akhir tahun.

Pihaknya juga telah meminta Disnaker Kota Cirebon untuk berkoordinasi dengan BP Jamsostek tentang bantuan subsidi upah untuk pekerja di Kota Udang.

Selain itu, Pemkot Cirenon tengah menunggu juklak dan juknis alokasi dua persen dari alokasi dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil periode Oktober - Desember 2022.

"Nantinya, digunakan untuk perlindungan sosial, subsidi transportasi, dan UMKM. Jumlahnya kira-kira Rp 3 miliar, tapi kami masih menunggu juklak dan juknisnya seperti apa," kata Agus Mulyadi. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved