Jumat, 1 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Soeharto Tak Masuk Daftar Jenderal yang Dijemput Cakrabirawa Pada G30S/PKI, Ini Alasannya

Soeharto merupakan satu di antara jenderal yang lolos dari penculikan dan pembunuhan dalam peristiwa G30SPKI 

Tayang:
Editor: Machmud Mubarok
(Kolase Kolase IST dan Kompas.com)
Soeharto merupakan satu di antara jenderal yang lolos dari penculikan dan pembunuhan dalam peristiwa G30SPKI  

TRIBUNCIREBON.COM - Sering menjadi pertanyaan dalam peristiwa G30SPKI adalah kenapa Soeharto lolos dari pembantaian PKI?

Soeharto merupakan satu di antara jenderal yang lolos dari penculikan dan pembunuhan dalam peristiwa G30SPKI 

Soeharto lolos dari penculikan dan pembunuhan yang dilakukan pasukan Cakrabirawa dalam tragedi G30SPKI.

Ada apa dengan Soeharto dalam peristiwa G30SPKI?

Baca juga: INILAH Alasan Mengapa Jenderal Soeharto Tidak Masuk Daftar Penculikan di Peristiwa G30S PKI

Lolosnya Soeharto menimbulkan berbagai teori tentang dalang peristiwa G30SPKI .

Hingga timbul prasangka yang meyakini Soeharto-lah yang sebenarnya berada di balik peristiwa G30S/PKI dan pembantaian ratusan ribu orang yang menyusulnya.

Teori keterlibatan Soeharto didukung sebuah pertanyaan sederhana: Mengapa Soeharto tidak ikut diculik dan dibunuh oleh PKI seperti jenderal-jenderal lainnya?

Penyebab peristiwa G30S PKI terjadi

Selama puluhan tahun, pemerintah Orde Baru dan sekolah mengajarkan peristiwa G30S adalah ulah Partai Komunis Indonesia (PKI).

Faktanya, penculikan dan pembunuhan para jenderal pada 1 Oktober 1965 tak bisa dilihat sebagai kesalahan tunggal PKI.

Peristiwa G30S akibat adanya kabar burung yang mengatakan adanya sekelompok jenderal atau Dewan Jenderal yang hendak mengudeta Presiden Sukarno.

Peter Kasenda dalam Kematian DN Aidit dan Kejatuhan PKI (2016) menulis, PKI mendapat informasi tersebut dari rekan mereka di militer yang merupakan simpatisan PKI.

Pada tahun 1965 militer pecah menjadi beberapa faksi yang saling memperebutkan pengaruh dan kekuasaan.

Diantaranya  sebagian kecil yang simpati terhadap PKI. PKI adalah salah satu partai penguasa saat itu.

Kader-kader PKI sukses menduduki kursi dewan dan kursi pejabat.

Sumber: Intisari
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved