Breaking News:

Komnas HAM Temukan Dugaan Brigadir J Lakukan Pelecehan ke Putri Candrawathi, Begini Sikap Polri

Temuan diungkap Komnas HAM adalah dugaan pelecehan seksual Brigadir J terhadap Putri Candrawathi

(kolase Instagram)
Brigadir J sempat peringtkn Putri Candrawathi soal sikap Ferdy Sambo. 

TRIBUNCIREBON.COM - Belum lama ini, Komnas HAM mengungkapkan sejumlah temuan dalam kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Temuan yang berhasil diungkap Komnas HAM adalah dugaan adanya pelecehan seksual Brigadir J terhadap istri dari Ferdy Sambo, Putri Candrawathi di Magelang, Jawa Tengah.

Kabar temuan Komnas HAM soal pelecehan seksual tersebut lantas direspon oleh Polri.

Kabereskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan bahwa saat ini Polri tengah mendalami dugaan adanya pelecehan tersebut.

"Rekomendasi Komnas HAM dan Komnas PA akan ditindaklanjuti sebagaimana arahan Pak Irwasum selaku Ketua Timsus," kata Agus saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (2/9/2022) dikutip dari Tribunnews.com.

Agus mengungkapkan nantinya proses pendalaman itu didasari dengan fakta-fakta yang ditemukan oleh Polri.

"Apapun hasil pendalaman akan didasari fakta dan alat bukti yang ada," ucapnya.

Sebelumnya, Komnas HAM RI mengungkapkan lima poin kesimpulan dari proses pemantauan dan penyelidikan yang dilakukan berdasarkan Undang-Undang 39 tahun 1999 tentang HAM terhadap kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Komisioner Komnas HAM RI Beka Ulung Hapsara mengungkapkan kesimpulan pertama adalah telah terjadi peristiwa kematian Brigadir J pada 8 Juli 2022 di rumah dinas eks Kadiv Propam Polri di Duren Tiga Nomor 46 Jakarta Selatan atau rumah dinas Ferdy Sambo.

"Kedua, peristiwa pembunuhan Brigadir J dikategorikan sebagai tindakan Extra Judicial Killing," kata Beka saat konferensi pers di kantor Komnas HAM RI Jakarta Pusat pada Kamis (1/9/2022).

Ketiga, kata Beka, berdasarkan hasil autopsi pertama dan kedua ditemukan fakta tidak adanya penyiksaan terhadap Brigadir J, melainkan luka tembak.

Keempat, terdapat dugaan kuat terjadinya peristiwa Kekerasan Seksual yang dilakukan oleh Brigadir J kepada Saudari PC ( Putri Candrawathi atau istri Ferdy Sambo) di Magelang tanggal 7 Juli 2022.

"Kelima, terjadi Obstruction of Justice dalam penanganan dan pengungkapan peristiwa kematian Brigadir J," kata Beka.

Terkini, Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik resmi menyerahkan laporan dan rekomendasi dari pemantauan dan penyelidikan terhadap kasus pembunuhan Brigadir Nofriansya Yosua Hutabarat alias Brigadir J kepada jajaran Tim Khusus Polri di kantor Komnas HAM RI Jakarta Pusat pada Kamis (1/9/2022).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved