Breaking News:

Sosok

SOSOK Kepala BAIS Letjen TNI Rudianto, Suplai Analisis Intelijen untuk Jenderal Andika dan Prabowo

Kepala BAIS TNI, Letjen TNI Rudianto, punya tugas menyuplai analisis intelijen untuk Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Menhan Prabowo Subianto

Editor: Machmud Mubarok
TNI AD
Sosok Letjen TNI Rudianto, Kepala BAIS TNI, yang matang di Kopassus dan kini bertugas menyuplai analisis intelijen untuk Panglima TNI dan Menhan 

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Sosok Kepala Badan Intelijen Strategis ( BAIS) TNI, Letjen TNI Rudianto, suplai analisis intelijen untuk Panglima TNI dan Menteri Pertahanan ( Menhan) Prabowo Subianto.

Berdasarkan siaran resmi yang dipublikasi Jenderal TNI Andika, Selasa 23 Agustus 2022, serahterima jabatan telah dilaksanakan di Aula Gatot Subroto, Markas Besar TNI di Jakarta.

Seusai tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi), BAIS bertugas menyuplai analisis intelijen dan strategis yang aktual maupun perkiraan ke depan biasa disebut jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang kepada Panglima TNI dan Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Baca juga: SOSOK Brigjen TNI Erwin Djatniko, Peraih Adhi Makayasa 1992 Itu Kini Jadi Wagub Akademi Militer

Sebelum diberi tugas baru sebagai Kabais TNI, ia menjabat sebagai Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad). 

Rudianto menggantikan Letjen TNI Joni Supriyanto yang dimutasi sebagai Pati Mabes TNI dalam rangka pensiun. 

Sedangkan jabatan lamanya sebagai Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat telah diserahkan dan akan diduduki oleh Letnan Jenderal TNI Richard Horja Taruli Tampubolon.

Rotasi terhadap Letjen TNI Rudianto bagian dari mutasi terhadap 180 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) yang dilakukan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Kebijakan rotasi jabatan itu tercantum dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/558/VI/2022 tertanggal 27 Juni 2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI.

Dihimpun dari TribunnewsWiki,  Letjen TNI Rudianto lahir di Kudus, Jawa Tengah, 7 Maret 1967.

Rudianto merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1989.

Ia pernah masuk ke satuan elite TNI AD, Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

 Awalnya Rudianto ditugasi sebagai perwira pertama di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD selepas dari Lembah Tidar.

Setelah itu ia banyak berkecimpung di Korps Baret Merah, mulai dari komandan unit, komandan tim, hingga komandan batalyon.

Saat berpangkat Letnan Kolonel, pada tahun 2010 ia dipercaya menjadi Komandan Grup 1/Kopassus ke-20. 

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved