Kamis, 30 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Polisi Tembak Polisi

Pakar Aneh Lihat Video CCTV di Rumah Ferdy Sambo, Diduga Diedit, Ungkap 4 Kejanggalan Ini

Ahli Digital Forensik Abimanyu Wachjoewidajat menyoroti gejanggalan tentang video rekaman CCTV yang didapatkan dalam kasus kematian Brigadir J

Tayang:
(kolase Instagram)
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi serta Brigadir J. Ahli Digital Forensik Abimanyu Wachjoewidajat menyoroti gejanggalan tentang video rekaman CCTV yang didapatkan dalam kasus kematian Brigadir J 

TRIBUNCIREBON.COM- Seorang Ahli Digital Forensik Abimanyu Wachjoewidajat menyoroti gejanggalan tentang video rekaman CCTV yang didapatkan penyidik tim khusus (Timsus) Polri dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Bahkan, rekaman video CCTV terkait kasus Brigadir J itu diduga telah diedit.

Ahli Digital Forensik itu pun mengungkap sejumlah kejanggalan soal video rekaman CCTV dalam kasus Brigadir J.

Ya, Video rekaman kamera pengintai atau CCTV  yang berhasil didapatkan penyidik tim khusus (Timsus) Polri dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J mendapat perhatian dari sejumlah pihak.

Di antaranya dari  Ahli Digital Forensik, Abimanyu Wachjoewidajat.

Menurut Abimanyu, ada dua kemungkinan dari keberhasilan kepolisian mendapatkan kembali digital video recorder (DVR) CCTV yang sebelumnya disebut menghilang dan rusak.

Kemungkinan pertama, perangkat yang rusak bukanlah hardisk atau perangkat penyimpanan sehingga data bisa dipulihkan kembali atau recovery.

Kemungkinan kedua yakni CCTV dan DVR memang sudah dihilangkan atau dirusak.

Baca juga: Sosok Penghasut Ferdy Sambo Diungkap Pengacara Brigadir J: Provokasi Hubungan Sambo dan Istrinya

Namun sebelum dilakukan pemusnahan, data sempat dicadangkan ke perangkat lain.

Kemungkinan kedua ini diketahui Abimanyu dari konferensi pers kepolisian yang menjelaskan sejumlah barang bukti yang disita kepolisian, yakni empat hardisk eksternal merek WD, tablet, DVR CCTV yang ada di Duren Tiga, laptop merek Dell.

"Jadi ada kemungkinan memang sudah dirusak, tetapi sempat dikopi, sudah disalin ke komputer. Karena ada komponen tersebut, (barang bukti) saya yakin sebelumnya sudah di-backup," ujar Abimanyu  seperti dikutip Tribunnews.com, Senin (22/8/2022) dari Kompas.TV.

Rekaman CCTV Sudah Diedit

 
Abimanyu juga menilai, rekaman CCTV dari sebuah garasi rumah merekam kegiatan  Ferdy Sambo,  Putri Candrawathi dan para ajudan yang tersebar di media sosial pastinya sudah tidak murni lagi alias sudah diedit.

Pertama, kendaraan berwarna hitam terkompresi.

Kedua, resolusi layar yang ditampilkan 1:1. Padahal, menurut Abimanyu, biasanya resolusi CCTV 4:3 atau 16:9.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved