Rabu, 29 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Polisi Tembak Polisi

Dulu Ngotot Soal Pelecehan, Pengacara Putri Candrawathi Ternyata Kena Prank Istri Sambo

Pengacara Putri Candrawathi, Patra M Zen mengurai kesaksian soal kliennya hingga merasa kena prank atau tertipu.

Tayang:
Kolase Youtube
Patra M Zen, pengacara Putri Candrawathi menanggapi kemungkinan kliennya jadi tersangka dalam kasus Brigadir J. Sebelumnya secara terbuka, Patra M Zen mengaku telah dibohongi istri Ferdy Sambo 

"Anda mau lempar handuk seolah-olah jadi korban dibohongi oleh Ferdy Sambo atau ibu Putri ?" tanya Rosi.

"Keterangan ini kan berdasarkan keterangan ibu. Memberikan informasi yang keliru, tidak lengkap," akui Patra M Zen.

Sempat ngotot membela Putri Candrawathi, Patra M Zen nyatanya tak pernah sekalipun bertanya langsung ke istri jenderal bintang dua itu.

Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo serta Brigadir J
Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo serta Brigadir J ((kolase Instagram))

Saat ditunjuk jadi pengacara, Patra M Zen hanya berlandaskan pada keterangan di sebuah laporan polisi bahwa Putri Candrawathi diduga dilecehkan.

Sebab rupanya, Patra M Zen baru diberikan kuasa di tanggal 24 Juli, 16 hari setelah Brigadir J tewas.

"Pertama saya tahu itu saya membaca berkas, saya enggak bertanya lagi, karena saya sudah langsung percaya waktu itu. Untuk apa saya tidak percaya ?" akui Patra M Zen.

Kendati mengaku dibohongi, Patra tak lantas membantah dugaan pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi.

Baca juga: Gerak-gerik Putri Candrawathi Berubah Drastis Usai Brigadir J Ditembak atas Perintah Ferdy Sambo

"Kasus ini sedang berjalan. Kebenaran materil-nya pun baru kita tahu di muka persidangan. Saya enggak bantah itu (tidak ada pelecehan seksual di Duren Tiga)," kata Patra M Zen.

"Anda mau mengatakan bahwa secara lokasi dimanipulasi, bukan berarti pelecehan seksualnya tidak terjadi," timpal Rosi.

"Itu yang saya mau bilang," ucap Patra M Zen.

Sangat percaya cerita 'karangan' Putri Candrawathi, Patra M Zen mengurai alibi.

"Anda ini mewakili bu Putri secara genuine enggak ?" tanya Rosi.

"Bukan hanya genuine ini, murni. Kalau genuine kan asli, ini pure," imbuh Patra M Zen.

"Yang saya khawatirkan adalah, anda menggunakan isu pelecehan seksual hanya untuk menyelamatkan atau karena masukan dari Ferdy Sambo dan tim laki-laki lainnya, menjadikan ibu Putri sebagai alat untuk meloloskan pembunuh berencana," ungkap Rosi.

"Itu terlalu jauh lah. Yang pokok, pada waktu itu memang saya percaya (cerita Putri Candrawathi)," kata Patra M Zen.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved