Breaking News:

Kasus Asusila

Dua Pemuda Rudapaksa Gadis 13 Tahun di Kuningan, Ibu Korban Curiga Lihat Chat Anaknya

Petugas kepolisian berhasil mengamankan dua warga Kecamatan Lebakwangi, Kuningan. Dua pelaku itu telah melakukan rudapaksa terhadap anak di bawah umur

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribun Maluku
Ilustrasi - Petugas kepolisian mengamankan dua warga Kecamatan Lebakwangi, Kuningan. Dua pelaku itu melakukan rudapaksa terhadap anak di bawah umur 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Petugas kepolisian berhasil mengamankan dua warga Kecamatan Lebakwangi, Kuningan.

Dua pelaku itu telah melakukan rudapaksa terhadap anak di bawah umur.

"Betul, penangkapan kami lakukan kepada  kedua pelaku itu ternyata kakak beradik alias masih saudara kandung. Masing - masing berinisial MIM (25) dan MFM (23)," ungkap Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Muhammad Hafid Firmansyah saat memberikan keterangannya kepada wartawan, Rabu (17/8/2022).

Baca juga: Bocah Kelas 5 SD Jadi Korban Cabul Tetangganya Sendiri di Cirebon Sejak 2021, Dilakukan Saat Sepi

Menurut Kasat Reskrim, penangkapan dilakukan setelah sebelumnya keluarga korban melapor dengan isi laporan bahwa Bunga (Bukan Nama Asli) yang masih berusia 13 tahun, jadi korban rudapaksa oleh kedua pelaku tersebut.

"Iya, jadi si Bunga ini korban. Terus orang tua korban laporan ke kami hingga kami lakukan tindakan sekaligus penangkapan pada pelaku," ujarnya.

Mengenai aksi bejat kedua pelaku, Hafid mengemukakan, berdasarkan keterangan kedua pelaku ini mengaku lebih dari satu kali dengan tempat berbeda.

"Tempat pelaku melakukan aksi tidak baik itu lebih satu," ujarnya.

Baca juga: Pimpinan Ponpes di Bandung Diduga Cabuli 20 Santriwati, Pasien yang Berobat Juga Dinodai

Terungkapnya kasus rudapaksa itu berawal dari kecurigaan Ibu korban yang menemukan kejanggalan komunikasi dalam aplikasi media sosial.

Bersamaan itu juga, Ibu korban memberitahukan kepada suami hingga melakukan pendalaman dalam chattingan tersebut.

"Ya ibu korban mengetahui awal dengan kejanggalan pada chattingan anaknya. Tidak lama, suami atau ayah korban yang mengetahui langsung mempelajari dan melaporkan hasil dugaan rudapkasa yang dilakukan kakak beradik tersebut," katanya.

Kasat Reskrim mengulas bahwa Menurut pengakuan korban, pelaku MFM (23) pun telah menyetubuhinya sebanyak 3 (tiga) kali dengan waktu yang berbeda beda.

"Akibat perbuatannya, pelaku telah melanggar Pasal 81 ayat (1) UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU Jo 76D UU No. 35 tahun 2014 perubahan atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Pelaku sudah diamankan di Polres Kuningan. Mereka di jerat hukuman minimal 5 (lima) tahun sampai maksimal 15 (lima belas) tahun penjara dan denda sebesar Rp. 5.000.000.000,- (lima milyar rupiah)," kata Kasat Reskrim. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved