Sabtu, 11 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Dua Mahasiswi Subang Sukses Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Atas Tebing Curam

Dua mahasiswi sukses mengibarkan bendera merah putih raksasa berukuran panjang 9 meter, lebar 6 meter di tebing curam Subang.

Editor: Mumu Mujahidin
Dok Warna Alam
Foto Suasana Tim Warna Alam Subang sedang Kibarkan Bendera Merah Putih di atas Tebing Curam Desa Darmaga Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Subang, Ahya Nurdin

TRIBUNCIREBON.COM, SUBANG - Semarakan peringatan HUT ke-77 RI, dua srikandi Pegiat Lingkungan Warna Alam Subang sukses mengibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di tebing curam jalur penghubung Darmaga- Cupunagara.

Lebih tepatnya pengibaran bendera raksasa itu berkibar di kawasan Puncak PAS (Panorama Alam Subang) Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Kedua perempuan yang terlibat itu adalah Juwana Nur Fadillah Putri seorang Mahasiswi Universitas Subang (Unsub) dan Vyse Shahieza Pramono seorang Mahasiswi di IDE LPKIA Bandung.

Keduanya sukses mengibarkan Bendera Merah Putih Raksasa berukuran panjang 9 meter, lebar 6 meter.

"Pengibaran bendera raksasa di tebing curam ini mengandung pesan betapa berat dan sulitnya merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Intinya Warna Alam ingin mengulas sedikit atau memaknai tetang perjuangan para pejuang kemerdekaan agar kami tidak lupa akan jasa-jasanya yang telah membawa Indonesia kedalam bingkai kemerdekaan, terlebih bagi anggota Warna Alam," ujar Juwana   

Juwana juga mengatakan salah satu hal yang menantang dalam pengibaran bendera adalah saat dirinya harus dan menyesuaikan ritme saat berada di tali lintasan ( seling baja) sepanjang 70 meter dan tiupan angin

"Perasaannya campur aduk, seneng, bangga, takut jadi satu, terlebih tiupan anginnya cukup kencang. Tapi semua itu terbayarkan dengan melihat bendera merah putih berhasil dikibarkan dengan selamat dan sukses. Semua perasaan yang semula mengganggu jadi lirih seiring kibaran bendera merah putih dan terhempas angin," tutur Jawana penuh haru.

Baca juga: SEJARAH dan Makna Lahirnya Bendera Merah Putih, Bendera Kebangsaan RI yang Dijahit Fatmawati

Juwana menyebut, kegiatan serupa sudah dilakukan Warna Alam tiga kali berturut-turut.

Hal ini dikarenakan selain untuk memperingati kemerdekaan HUT RI, kegiatan ini digagas dengan tujuan untuk mengenang jasa para pahlawan dan menanam benih-benih semangat juang.

Khususnya kepada para anggota Warna Alam umumnya masyarakat luas demi sebuah kemerdekaan, baik itu untuk diri pribadi ataupun masyarakat.

Selama berada di Warna Alam, lanjut Juwana, dirinya dilatih tidak hanya untuk peduli akan lingkungan dan sosial, tapi juga peduli akan bangsa dan negara. 

"Salah satunya dengan memberi persembahan kado untuk negara tercinta Indonesia. Yang kami berikan tentu tidaklah semeriah yang dibayangkan, tapi kami melakukan ini dengan rasa penuh bangga dan bersungguh-sungguh.

Begitu juga rasa bangga kami terlahir menjadi warga Negara Indonesia dan akan bersungguh-sungguh mencintai tanah air tercinta ini," ungkapnya, usai sukses mengibarkan bendera merah sepanjang 70 meter di atas tebing, Selasa (16/8/2022).

Baca juga: Sejarah Bendera Merah Putih Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan, Simak Tata Cara Penggunaannya

Sementara, penanggung jawab kegiatan pengibaran bendera raksasa, Anwar Wana mengatakan persiapan tim pengibar bendera ini sendiri sudah berlangsung sejak sepekan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved