Kasus Subang
Kasus Subang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap, Ibu Danu 6 Kali Mimpi Ini
Kasus pembunuhan ibu dan anak di Kabupaten Subang bakal genap satu tahun enam hari lagi. Polisi berhasil amankan terduga pelaku
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Ahya Nurdin
TRIBUNCIREBON.COM, SUBANG - Kasus pembunuhan ibu dan anak di Kabupaten Subang bakal genap satu tahun enam hari lagi.
Diketahui pembunuhan ibu dan anak di Subang yang terjadi pada 18 Agustus 2021 itu, kini memasuki babak baru.
Polda Jabar telah mengamankan seorang yang diduga berada di lokasi saat peristiwa kasus Subang.
Selain memberikan tanggapan soal polisi yang mengamankan seorang berinisial S, keluarga korban kasus Subang juga mengungkap soal sering mimpi didatangi korban.
Baca juga: Kasus Subang Terungkap, Polda Jabar Berhasil Amankan Satu Orang di Jakarta Utara
Lilis Sulastri, kakak kandung almarhumah Tuti Suhartini sekaligus ibu kandung Danu adalah salah satu keluarga yang mengungkapkan tentang sering mengalami mimpi didatangi Tuti, menjelang setahun proses penyidikannya yang juga belum terungkap siapa pelakunya.
Kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, atau kasus Subang ini sepekan lagi tepat setahun.
Kabar terbaru, Polda Jabar telah mengamankan seorang yang diduga berada di lokasi saat peristiwa kasus Subang.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, hingga saat ini memang belum ada yang ditetapkan tersangka.
"Belum (ada tersangka) tapi ada orang yang dicurigai di Tempat kejadian perkara (TKP) saat kejadian, kemudian akhirnya dilakukan pengembangan orang itu berada di Jakarta Utara," ujar Ibrahim Tompo, saat ditemui di Polda Jabar, Kamis (11/8/2022).
Pihaknya belum dapat memberikan informasi lebih banyak terkait siapa sosok yang diamankan Polisi di Jakarta Utara tersebut.
"Jadi, masih dilakukan pendalaman, makanya pada saat di Jakarta Utara ditangkaplah. Tapi masih dilakukan pendalaman, belum ditetapkan tersangka. Kesimpulannya dia dicurigai," ucapnya.
Saat ini, orang tersebut sudah berada di Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan.
"Kayaknya sudah dibawa ke Polda. Terkait orang tersebut mister X, karena belum pasti, bisa saja dia jadi saksi," katanya.
Tanggapan keluarga