Persibmania
VPC Ultimatum Manajemen Persib, Minta Tuntutan Keluarkan Rene Direspon Dalam 24 Jam
Viking Persib Club (VPC) dalam unggahan di akun Instagramnya, mengultimatum manajemen, agar segera menghentikan Robert Rene Alberts sebagai pelatih
Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana.
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kekalahan telak Persib Bandung dengan skor 1-4 dari Borneo Samarinda FC, di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (7/8/2022), berdampak gejolak aksi tuntutan dari sejumlah bobotoh.
Bahkan, komunitas bobotoh yakni Viking Persib Club (VPC) dalam unggahan di akun Instagram resminya, mengultimatum manajemen, agar segera menghentikan Robert Rene Alberts sebagai pelatih Maung Bandung.
Hal itu dilakukan VPC imbas hasil minor yang dialami Persib Bandung dalam tiga pertandingan di ajang BRI Liga 1 musim 2022/2023.
VPC meminta agar tuntutan tersebut harus direspon manajemen tidak lebih dari 24 jam.
Baca juga: Persib Dilibas 1-4, Bobotoh Geruduk Graha Persib, Nyalakan Flare dan Nyanyi Reneout
Saat dikonfirmasi wartawan Tribunjabar.id, juru bicara VPC, Ibro Hendri membenarkan tuntutan dalam unggahan di akun Instagram @officialvpc tersebut.
Menurutnya, VPC telah habis kesabaran dalam menunggu keputusan manajemen, untuk mengakhiri nasib Robert Rene Alberts sebagai pelatih kepala Persib, menyusul hasil minor dalam tiga pertandingan terakhir.
"Sebetulnya sebelum pertandingan di mulai, teman-teman di pengurus dan distrik sudah me-WA (WhatsApp) saya, tentang kira-kira apa yang akan dilakukan, kalau sampai terjadi Persib ini kalah lagi hari ini. Dan faktanya terjadi demikian. Malahan, kalahnya pun dengan jumlah kemasukan yang lebih besar dari dua pertandingan sebelumnya," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Minggu (7/8/2022).
Maka menyikapi situasi tersebut, VPC telah sepakat bahwa seluruh pengurus pusat dan setiap distrik akan berkumpul di Bandung, untuk mengagendakan aksi turun ke jalan dan mengepung Graha Persib, besok (8/8/2022).
"Kita akan gelar aksi besok, karena kami semua (VPC) sepakat, bahwa coach Robert (Rene Alberts) ini sudah selesai di Persib. Sudah habis kesabaran kami untuk coach Robert," ucapnya
"Kami juga sudah capek dalam menyikapi pertanyaan coach Robert yang selalu berbicara tentang proses, tapi kita juga tidak pernah tahu kapan hasil proses ini bisa dinikmati, itu (proses) kan tidak jelas. Jadi seluruh pengurus Viking sepakat bahwa coach Robert harus sudah selesai di Persib," lanjutnya.
Ibro menjelaskan, untuk gambaran aksi tuntutan nanti, pihaknya telah meminta setiap distrik untuk mengirimkan 50-100 anggotanya untuk mengikuti aksi turun ke jalan dan mengepung Graha Persib.
"Kalau pihak manajemen atau PT. Persib Bandung Bermartabat bersikeras akan tetap mempertahankan Robert Rene Alberts sebagai pelatih, kami (VPC) akan menurunkan massa sebesar-besarnya. Kami akan berkoordinasi dengan setiap distrik VPC di sekitar Bandung, minimal mengirimkan 50-100 anggotanya untuk ikut aksi ini," ujarnya.
Menurutnya, aksi tersebut akan terus berlanjut, bahkan pihaknya mendorong agar seluruh peserta aksi untuk tidak meninggalkan lokasi aksi.
Bahkan, jika diperlukan pihaknya mendorong seluruh peserta aksi menggelar tenda di depan Graha Persib dan memblokade akses Jalan Sulanjana, hingga manajemen mengambil sikap tegas dan resmi, untuk mengakhiri kerjasama dengan Robert Rene Alberts sebagai pelatih kepala Maung Bandung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/persib-bandung-saat-melawan-borneo-fc-di-stadion-segiri-samarindas.jpg)