Breaking News:

Kasus PMK di Kabupaten Cirebon Dipastikan Melandai, Tersisa 202 Ekor Ternak yang Masih Dirawat

Kasus PMK hingga kini tersisa 202 ekor ternak terjangkit PMK yang masih dirawat di Kabupaten Cirebon

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah petugas saat mengecek kondisi kesehatan hewan di peternakan Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jumat (13/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kasus penyakit mulut dan kuku ( PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Cirebon dipastikan telah melandai. 

Sekretaris Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon, Encus Suswaningsih, mengatakan, hingga kini tersisa 202 ekor ternak terjangkit PMK yang masih dirawat.

Menurut dia, petugas dari pusat kesehatan hewan (puskeswan) juga masih memantau secara intensif kondisi hewan ternak tersebut.

"Kasusnya secara umum melandai, dan menurun drastis dibanding bulan lalu," ujar Encus Suswaningsih saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Sabtu (6/8/2022).

Baca juga: 500 Lebih Hewan Kurban di Kabupaten Bandung Terdeteksi Bergejala PMK, Tetap Disembelih

Ia mengatakan, 202 hewan ternak yang terjangkit PMK itu tersebar di sejumlah kandang milik masyarakat di wilayah Kabupaten Cirebon.

Pihaknya mencatat, jumlah kasus PMK di Kabupaten Cirebon mencapai 1688 ekor, dan terdapat 1278 ekor yang telah dinyatakan sembuh.

Selain itu, sebanyak 108 ekor hewan ternak terjangkit PMK yang dipotong paksa, dan 20 ekor hewan ternak positif PMK yang mati.

"Dari total kasus PMK tersebut, sapi potong merupakan yang terbanyak. Jumlahnya mencapai 1244 ekor," kata Encus Suwaningsih.

Sementara jumlah sapi perah yang terjangkit PMK di Kabupaten Cirebon mencapai 25 ekor, 405 ekor kerbau, dan 10 ekor domba.

Ia mengakui, wabah PMK di Kabupaten Cirebon pada awal bulan lalu, khususnya menjelang Iduladha sempat meningkat dan kini semakin landai.

"Untuk sebaran kasus PMK ini melingkupi 58 desa di 28 kecamatan se- Kabupaten Cirebon. Alhamdulillah, sekarang relatif melandai," ujar Encus Suswaningsih. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved