Breaking News:

Kerbau Ngamuk Ditembak Polisi, Serang Warga hingga Merusak Motor dan Rumah Sebelum Disembelih Kurban

kerbau ngamuk dan berlari menuju kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, menyerang warga yang ada di sekitarnya sebelum disembelih untuk kurban.

Editor: Mumu Mujahidin
Kolase Tribunnews/Wartakotalive.com
Seekor kerbau di kawasan Teluknaga mengamuk saat hendak disembelih. Kerbau tersebut bahkan berlari menuju kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Akhirnya kerbau berhasil dilumpuhkan, setelah personil kepolisian melepas empat kali tembakan yang mengarah kepada kerbau tersebut. 

TRIBUNCIREBON.COM - Seekor kerbau di kawasan Teluknaga, Kabupaten Tangerang terpaksa ditempak empat kali oleh pihak kepolisian.

Pasalnya kerbau yang akan disembelih sebagai hewan kurban Hari Raya Idul Adha itu mengamuk.

Bahkan kerbau tersebut berlari menuju kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, serta menyerang warga yang ada di sekitarnya.

Kerbau berwarna hitam itu merupakan milik warga Kampung Melayu Timur, Teluknaga, Kabupaten Tangerang, dan akan disembelih di Musala Baiturrahman.

Namun saat hendak dilakukan prosesi penyembelihan, kerbau tersebut mengamuk dan kabur hingga melukai beberapa warga, serta merusak kendaraan sepeda motor dan beberapa rumah warga.

Baca juga: Sapi Ngamuk di Cianjur, Masuk Parit Hingga 2 Kakinya Patah, Bandar Ganti Dengan yang Sehat

"Ada beberapa orang yang terluka karena kerbau itu, kemudian ada juga kendaraan dan pekerangan atau pagar rumah warga yang rusak juga," ujar Ustaz Mulyadi, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Musala Baiturahman, Minggu (10/7/2022).
 
"Untuk korban sekarang ada satu orang dirawat di rumah sakit, dan ada warga yang jatoh karena kaget, atau luka-luka ringan dan itu dirawat di puskesmas," imbuhnya.

Kendati demikian, warga yang mengalami kerugian akibat kendaraan roda dua dan rumahnya mengalami kerusakan karena serangan kerbau tersebut tidak menuntut ganti rugi.

Mulyadi mengatakan, warga sekitar tersebut mengaku ikhlas akan kejadian yang menimpanya itu, lantaran menilai musibah tersebut di luar kendali manusia.

Baca juga: Petugas Jagal Diseruduk Sapi Milik Bupati Cirebon yang Ngamuk, Alami Luka Lecet

"Warga yang rumah dan kendaraannya rusak itu kita temui, untuk melakukan negosiasi akan kejadian itu, tapi mereka menerima dengan ikhlas, karena ini musibah yang kita tidak tau ya," kata dia. 

Menurutnya, setelah kabur dan menyerang beberapa warga, kerbau tersebut akhirnya melompat melewati pagar pembatas yang ada di kawasan Bandara Soekarno-Hatta.

Kemudian selanjutnya, warga pun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, untuk membantu melumpuhkan kerbau itu.

Pasalnya, tindakan perlakuan kerbau tersebut telah semakin agresif.

"Jadi ketika ada kejadian kerbau ini kabur dan menyerang warga ya, jadi saya langsung konsentrasinya mengurus korban dulu. Lagipula warga lainnya bilang kerbaunya sudah loncat pagar bandara," tuturnya.

Setelah kabur dan berlari ke kawasan Bandara Soetta, kerbau tersebut akhirnya bisa dilumpuhkan oleh pihak kepolisian.

Baca juga: Sapi Kurban di Lembang Ngamuk dan Terjebak di Selokan, Terpaksa Disembelih di Jalan

Kerbau itu berhasil dilumpuhkan, setelah personil kepolisian melepas empat kali tembakan yang mengarah kepada kerbau tersebut.

Usai berhasil dilumpuhkan, kerbau pun akhirya dilakukan penyembelihan oleh pihak DKM Musala Baiturrahman.

"Karena sudah semakin agresif dan tidak mau menimbulkan kerban lebih banyak lagi, akhirnya kita lapor ke petugas untuk berkoordinasi melumpuhkan kerbau itu," ucapnya 

"Akhirnya petugas ambil tindakan menembak kerbau itu supaya bisa dilumpuhkan dan berhasil kalau gak salah setelah 4 kali tembakan, karena tembakan pertama itu kerbaunya tetap seperti biasa, bahkan lebih agresif, dan setelah lumpuh dan benar-benar aman, langsung saya eksekusi untuk disembelih," jelas Ustaz Mulyadi. (M28)

Berita lain terkait Kerbau Ngamuk Ditembak

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved