Berita Majalengka
Harga Daging dan Sayuran di Majalengka Naik Jelang Idul Adha, Daging Sapi Rp 145.000
Menjelang hari raya Idul Adha harga daging serta sejumlah komoditas sayuran di Pasar Tradisional di Majalengka kembali naik.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
"Daging impor masih tetap Rp 120.000 per kilogram,” ucap Agus.
Sejumlah konsumen di temui di Pasar Cigasong mengaku aneh harga daging justru naik saat menjelang Idul Adha.
Padahal saat Idul Adha di masyarakat banyak beredar daging kurban baik daging sapi maupun daging domba, karena banyak masyarakat yang melakukan kurban.
“Aneh usum korban daging malah mahal. Tapi memang tara aya nu korban hayam (Aneh musim kurban harga daging malah mahal. Tapi memang tidak pernah ada yang berkurban ayam),” jelas Firna (28), salah seorang pembeli daging ayam.
Sementara itu, komoditas lain yang mengalami kenaikan adalah cabai rawit merah atau cabai domba yang kembali naik menjadi Rp 110.000 per kilogram.
Sebelumnya harga sudah turun menjadi Rp 100.000 per kilogram dan cabai rawit hijau harganya Rp 70.000 per kilogram.
Bawang merah jenis bali karet harganya Rp 68.000 per kilogram.
Sedangkan bawang merah brebes harganya mencapai Rp 72.000 per kilogram dan bawang sumenep Rp 90.000 per kilogram.
Bawang bali karet ukurannya lebih besar sedangkan bawang sumenep walaupun kecil harganya jauh lebih mahal.
Sementara itu wortel, kol, kentang, bawang daun, pecay, sosin, labu siam dan sejumlah sayuran lainnya harganya masih tetap normal.
Bawang daun malah sedikit turun hanya Rp 17.000 ditingkat eceran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/pedagang-daging-di-pasar-tradisional-majalengkas.jpg)