Demi Konten, YouTuber Ini Berani Jambak & Tarik Jilbab Perempuan, Netizen Murka
Bagaimana tidak, YouTuber asal Malaysia membuat konten yang menuai kecaman dari netizen.
Penulis: Sartika Rizki Fadilah | Editor: Mutiara Suci Erlanti
TRIBUNCIREBON.COM - Jagat sosial media belum lama ini dihebohkan dengan aksi seorang YouTuber yang berani membuat konten YouTube tak pantas.
Seperti yang diketahui, banyak YouTuber saat ini yang berbondong-bondong membuat konten demi menaikan jumlah penonton dan subcriber.
Bahkan tak jarang dari mereka yang menghalalkan berbagai cara demi konten yang dibuatnya menjadi trending.
Seperti halnya dengan aksi YouTuber yang satu ini, dirinya rela membuat konten yang bisa dikatakan melanggar norma.
Baca juga: Terungkap Doni Salmanan Unggah Video Trading Seolah Untung Besar untuk Gaet Orang
Bagaimana tidak, YouTuber asal Malaysia dengan nama chanel 'NickCHANNEL', dirinya membut konten yang menuai kecaman dari netizen.
Diketahui dalam video yang diunggah sang YouTuber itu, menunjukkan dirinya mencoba menarik jilbab perempuan yang berada di tempat umum.
Dalam video yang beredar, tampak YouTuber tersebut awalnya berjalan menuju ke sejumlah perempuan yang mengenakan jilbab.
Usai mendekati perempuan, YouTuber tersebut lantas melakukan aksinya dengan menarik jilbab perempuan tersebut.
Baca juga: H-4 Idul Adha, Harga Minyak Goreng Kemasan & Curah: Curah Rp 15.000 Filma Rp 23.000
Melihat reaksi korban, terlihat korban pertama menunjukkan rasa marah dan korban kedua berpesan untuk tidak sembarangan namun memaafkan YouTuber tersebut.
YouTuber itu juga menyatakan bahwa dia akan memberikan sesuatu di belakang kamera untuk menebus perbuatannya kepada para korbannya.
Di akhir video, Youtuber itu juga menyatakan kalau dia tidak keberatan dirinya dikritik.
"Anda ingin mengkritik, saya tidak peduli kritik," ujar pria
Video tersbeut lantas menuai sorotan dari netizen yang geram dengan aksi yang dilakukan YouTuber tersbeut.
"Saya harap mangsa mangsa dalam video ni proceed to our law . Report police dan kalau perlu saman .
1) dia mengganggu wanita dengan menyentuh (walaupun sekadar tarik tudung) but dia still menyentuh wanita islam)
2) boleh buat tuduhan diatas cubaan utk mencabul . Dgr nonsense kan, mana ada mencabul tapi seandainya masa dia buat content terpegang any private part si mangsa? Jadi mcm mana tu?
3) cubaan mencederakan . Seandainya buat content then mangsa terjatuh? Cedera?
Banyak lagi content yang kau boleh buat selain rubbish content ni . Hope ada yg buat sesuatu sehingga police level."
"Balasan Allah swt tetap dlaksanakan .. Janji Allah swt pasti ,tiada kompromi ,, merendahkn martabat wanita dgn buka aib mereka .. Allah swt punyalh tegas dlm bab aurat wanita dirobek pula dgn hamba seagama ..dulu kita marah sang penjajah merogol anak keturunan kita tp zaman skrg bangsa sndiri jd perogol maruah sebangsa sndiri .. Sesungguhnya doa org yg teraniaya tiada dinding hijab terus ke langit moga musibah djatuhi serta-merta mjdi pngajaran buat kita semua ..,"
"Nilai: Biadap
Moral: Menghormati orang lain adalah satu kewajipan mana2 manusia.
Tolong jangan buat lagi,"
"tolong lah guna platform yg ada utk didik dan sebar kebaikan pd masyarakat,tak nk lah cakap b*doh tp mmg pun,"
Baca juga: Ular Piton 8 Meter Gigit Seorang Youtuber Hingga Dilarikan ke RS, Ini Kronologinya
Kisah lain, dua YouTuber diamankan polisi usai sebar berita hoaks
Bikin gaduh dengan memposting berita hoaks atau bohong, dua YouTuber asal Kabupaten Indramayu ini diamankan polisi.
Mereka diketahui membuat konten dengan menyebut banyak aksi pencurian pada rumah-rumah warga yang kini terdampak bencana kebakaran meledaknya tangki BBM di areal kilang PT Pertamina RU VI Balongan.
Dua YouTuber itu adalah laki-laki berisinial SH (32) warga Kecamatan Gantar dan perempuan berinisial BS (19) warga Kecamatan Sukra.
Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Luthfi Olot Gigantara melalui Kanit II Tipidter Sat Reskrim Polres Indramayu, Ipda Ardian mengatakan, dalam postingannya, mereka menyebut banyak sepeda motor hingga televisi milik warga dijarah maling karena ditinggal penghuninya.
Padahal, dalam insiden tersebut rumah-rumah warga aman dari aksi pencurian.
Baik petugas maupun warga yang masih bertahan di rumah banyak bersiaga di sejumlah titik mengamankan rumah-rumah warga yang kosong.
"Awalnya kita profiling, kita dapatkan identitas pengunggah awal, setelah itu kita amankan untuk kita bawa ke Polres dan kita mintai keterangan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Mapolres Indramayu, Rabu (31/3/2021) malam.
Ipda Ardian melanjutkan, penangkapan ini berdasarkan aduan dari masyarakat yang kini menjadi pengungsi akibat bencana tersebut.
Mereka mengaku resah dengan berita hoaks atau bohong yang dibuat pelaku dan melaporkan postingan itu ke polisi.
Dua YouTuber itu kemudian diamankan polisi pada Selasa (30/3/2021).
Dari tangan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti meliputi gadget, laptop, dan tangkapan layar postingan pelaku.
Atas perbuatannya, dua YouTuber itu kini diancam dengan hukuman penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp 1 Miliar.
"Dua youtuber ini kita kenakan Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45 Ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik," ujar dia.
Mengaku Kapok
Mengaku jera, dua youtuber asal Kabupaten Indramayu ini berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.
Mereka juga meminta maaf telah membuat kegaduhan dengan postingan berita hoaks atau bohong yang dibuat keduanya.
Yakni soal banyaknya rumah warga korban pengungsi ledakan tangki BBM milik PT Pertamina RU VI Balongan yang kemalingan.
Dua youtuber itu masing-masing adalah laki-laki berisinial SH (32) warga Kecamatan Gantar dan perempuan berinisial BS (19) warga Kecamatan Sukra.
"Intinya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, mohon dimaafkan kepada seluruh masyarakat, terutama yang terdampak kejadian kemarin," ujar youtuber SH kepada Tribuncirebon.com di Mapolres Indramayu, Rabu (31/3/2021) malam.
SH mengakui, bahwa informasi banyaknya warga yang kehilangan sepeda motor hingga televisi adalah tidak benar.
Ia membuat postingan tersebut atas dasar desas-desus yang beredar tanpa mengkonfirmasi kebenaran tersebut.
Dalam ini, ia mengakui, postingan itu sengaja dibuat demi konten.
"Karena saya pikir itu informasinya benar namun ternyata seperti yang disampaikan tim kepolisian ternyata itu tidak benar," ujar dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/geger-youtuber-ini-berani-jambak-tarik-permpuan-berjilbab.jpg)